Berita Langsa
Sekelompok Orang Mengaku Aparat Pemberantasan Narkotika Palak Sejumlah Warga Atim dan Langsa
Setelah menyetor sejumlah uang atau uang 86 dengan nilai berapariasi antara 10 juta hingga l3bih, korban barulah dilepas oleh oknum mengaku aparat
Laporan Zubir / Langsa
SERAMBINEWS.COM, LANGSA -- Sejumlah (sekelompok) orang yang mengaku aparat pemberantasan narkotika, diduga memalak sejumlah orang di Aceh Timur dan Kota Langsa untuk dimintai uang dengan tuduhan mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.
Kemudian para korban sempat disandera (diinapkan) di salah satu hotel kelas oyo yang berada di Jalan Medan Banda Aceh, Gampong Lhoekbanie, Kecamatan Langsa Barat, sebelum dilepas setelah menyerahkan sejumlah uang.
Informasi diperoleh Serambinews.com, Senin (10/2/2025), menyebutkan, berapa hari sebelumnya sejumlah korban dari Aceh Timur dan Kota Langsa sempat diamankan oleh sekelompok orang yang mengaku aparat penegakan dan pemberantasan narkoba ini.
Korban ditangkap dengan barang bukti (BB) narkoba jenis sabu, lalu dibawa dan juga sebagian aempat diinapkan ke salah satu hotel kelas oyo yang berada di Jalan Medan - Banda Aceh, Kota Langsa tersebut.
Setelah menyetor sejumlah uang atau uang 86 dengan nilai berapariasi antara 10 juta hingga l3bih, korban barulah dilepas oleh oknum mengaku aparat pemberantasan narkotika tersebut.
Sebelumnya, pelaku meminta hingga Rp 100 juta kepada para korban, apabila tidak ingin dibawa ke Banda Aceh, walaupun akhirnya korban hanya menyanggupi menyedian uang antara Rp 10 juta atau lebih.
Baca juga: 3 Oknum TNI Penembak Bos Rental Mobil Jalani Sidang Perdana Hari Ini, Dijerat Pembunuhan Berencana
Modus pelaku bekerja di lapangan cukup terorganisir, karena mereka menunggu para mangsanya di lokasi-lokasi atau titik yang memang adanya peredaran (dijual) narkotika jenis sabu-sabu ini.
Apakah mereka (pelaku) bekerjasama dengan pengedar atau tidak, belum dapat dipastikan, namun hal itu bisa saja terjadi, karena kelompok mengaku aparat itu menunggu para korban di area-area perdaran narkotika.
Serambinews com, yang menemui pengelola hotel kelas oyo di Jalan Medan - Banda Aceh itu, Reza, mengaku tidak mengetahui jika ada aktivitas mencurigakan di sana selama berapa hari sebelumnya itu.
Namun ia membenarkan, bahwa berapa hari lalu ada berapa orang yang menginap di sana menggunakan 2 unit mobil jenis Toyota Avanza warna hitam dan Luxio warna abu rokok.
Mereka sempat menginap di hotel itu sekitar seminggu lamanya, tapi pengelola hotel tersebut tidak mengetahui aktivitas mereka dan apa status pekerjaan mereka.
Bahkan, sehari lalu ada aparat keamanan yang datang juga ke Hotel ini menanyakan kasus yang sama itu, dan mereka juga sempat meminta melihat rekaman CCTV di hotel. (*)
Kota Langsa Diguyur Hujan Sejak Jelang Magrib Hingga Malam Ini |
![]() |
---|
Aksi Maling Sasar Kios Mulai Resahkan Warga Gampong Blang Langsa |
![]() |
---|
Pemko Langsa Komit Siap Lunasi Pembayaran BMD Pemkab Aceh Timur |
![]() |
---|
4 Ibu Rumah Tangga dan 1 Pria di Langsa Kuras Uang di ATM Korban, Pelaku Berhasil Ditangkap |
![]() |
---|
Terkait Ancaman Tarik Aset, Wali Kota Langsa Jeffry: Bupati Aceh Timur Jangan Seperti Debt Collector |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.