Berita Banda Aceh

Ini Alasan Jusuf Kalla Hadiri Pelantikan Mualem-Dek Fadh 

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan yang dilakukan di hadapan Mahkamah Syar’iah itu berlangsung dalam rapat paripurna istimewa DPR Aceh

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/RIANZA ALFANDI
PELANTIKAN GUBERNUR - Jusuf Kalla saat melakukan sesi wawancara bersama awak media usai menghadiri acara pelantikan Mualem-Dek Fadh sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, di Gedung DPRA, Rabu (12/2/2025). 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) ikut hadir dalam acara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh).

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan yang dilakukan di hadapan Mahkamah Syar’iah itu berlangsung dalam rapat paripurna istimewa DPR Aceh, di gedung utama DPRA, Banda Aceh, Rabu (12/2/2025).

Sebagai tokoh penting yang merumuskan perdamaian Aceh silam, ia memiliki alasan tersendiri untuk menghadiri prosesi pelantikan tersebut.

“Tentu karena saya diundang dan juga Banyak teman-teman di sini (Aceh), jadi ingin melihat ini,” kata JK usai pelantikan.

Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla turut menitip pesan kepada Mualem-Dek Fadh terkait pembangunan Aceh ke depan.

“Apalagi Muzakir dari panglima perang menjadi panglima pembangunan. Sekarang saatnya membangun, saatnya memajukan ekonomi, memajukan masyarakat, memajukan pendidikan, memajukan kesehatan, itu tugas gubernur,” ujarnya.

Jusuf Kalla menilai, masyarakat Aceh memiliki semangat dan perjuangan yang tinggi dalam hal memajukan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik.

Di sisi lain, ia juga melihat Aceh yang sudah jauh lebih baik dari 20 tahun lalu, di mana banyak kemajuan-kemajuan besar yang telah terjadi.

“(Aceh) jauh lebih baik dibandingkan dulu tentunya. Jadi dibandingkan dengan  20 tahun yang lalu sampai sekarang kan banyak kemajuan,” ungkapnya. 

Selain Jusuf Kalla, pada pelantikan Mualem-Dek Fadh juga turut hadir sejumlah tokoh penting lainnya, baik tokoh nasional maupun tokoh yang berasal dari luar negeri seperti Juha Christensen yakni aktivis perdamaian asal Finlandia.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved