Kamis, 23 April 2026

Lifestyle

Ternyata Ini Sejarah Tersembunyi di Balik Hari Valentine: Dari Festival Romawi hingga Perayaan Cinta

Hari Valentine, yang dirayakan setiap 14 Februari, telah menjadi momen spesial bagi banyak pasangan untuk mengekspresikan kasih sayang mereka melalui

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Meta AI
Ilustrasi Valentine - Foto ilustrasi love merah yang identik dengan hari Valentine atau simbol kasih sayang hasil yang diolah melalui Meta AI pada Senin (10/2/2025). 

SERAMBINEWS.COM-Hari Valentine, yang dirayakan setiap 14 Februari, telah menjadi momen spesial bagi banyak pasangan untuk mengekspresikan kasih sayang mereka melalui ucapan dan hadiah.

 Namun, tahukah kamu bahwa asal-usul Hari Valentine ini memiliki cerita yang sangat menarik dan bahkan tragis? Banyak yang menduga bahwa perayaan ini berakar dari festival Romawi kuno, Lupercalia, yang diadakan pada pertengahan Februari.

Festival ini merayakan datangnya musim semi, dengan upacara kesuburan dan penjodohan pasangan melalui undian.

Pada akhir abad ke-5, Paus Gelasius I melarang perayaan Lupercalia dan beberapa orang berpendapat bahwa ia mengganti perayaan tersebut dengan Hari Valentine, meskipun asal-usul pastinya masih belum jelas.

 Seiring waktu, Hari Valentine mulai dirayakan sebagai hari kasih sayang pada abad ke-14.

Baca juga: 14 Februari, Inilah Hukum Merayakan Hari Valentine dalam Islam hingga Asal Usulnya Kata Buya Yahya

Santo Valentine dan Legenda yang Membangun Hari Kasih Sayang

Hari Valentine dipercaya berasal dari nama seorang martir Kristen bernama Valentine.

Ada beberapa versi cerita yang beredar, namun yang paling terkenal adalah kisah seorang pendeta bernama Valentinus yang hidup pada abad ke-3.

Menurut legenda, ia dijatuhi hukuman mati oleh Kaisar Claudius II karena menentang larangan menikah bagi para prajurit.

 Valentinus menikahkan pasangan secara diam-diam, untuk menyelamatkan mereka dari perang.

Sebelum dihukum mati, ia mengirimkan surat kepada putri sipir penjara dengan tanda tangan "Dari Valentine-mu."

Cerita ini kemudian menjadi simbol cinta dan kasih sayang yang kita rayakan sekarang.

Baca juga: Begini Sejarah Hari Valentine Hingga Dilarang dalam Islam, Simak Juga Penjelasan UAS

Perkembangan Hari Valentine: Dari Tradisi Hingga Komersialisasi

Pada abad ke-15, tradisi mengirimkan pesan kasih sayang atau yang biasa disebut "valentine" mulai berkembang.

Pada abad ke-17, kartu ucapan Valentine mulai populer di Inggris, dan pada pertengahan abad ke-19, kartu Valentine komersial pertama kali dicetak di Amerika Serikat.

Seiring dengan waktu, simbol-simbol seperti Cupid, dewa cinta Romawi, hati, dan burung, yang melambangkan musim kawin, mulai banyak digunakan di kartu-kartu Valentine.

Bunga mawar merah, yang melambangkan keindahan dan cinta, juga menjadi hadiah populer pada hari ini.

Romantisme dan Pengaruhnya Terhadap Perayaan Valentine

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved