Jumat, 5 Juni 2026

Berita Aceh Timur

Dua Pendaki Aceh Taklukkan Gunung Bendahara Aceh Timur

Pendakian ini bertujuan untuk mengembangkan aktifitas penjelajahan gunung hutan serta studi potensi ekowisata gunung-gunung di Aceh

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
PENDAKI GUNUNG - Dua pendaki (mountaineer) Aceh, Said Murthaza Almahdaly (40) atau Pawang Ubiet dan Robbi Zikri (28) melaksanakan kegiatan pendakian gunung hutan (mountaineering) di kawasan Pegunungan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Gunung yang menjadi target adalah Gunung Bendahara yang berketinggian 1078,4mdpl (meter diatas permukaan laut). Pilar P.122 buatan Belanda di puncak Gunung Bendahara Aceh Timur pada ketinggian 1078,4mdpl 

SERAMBINEWS.COM - Dua pendaki (mountaineer) Aceh melaksanakan kegiatan pendakian gunung hutan (mountaineering) di kawasan Pegunungan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur

Gunung yang menjadi target adalah Gunung Bendahara yang berketinggian 1078,4mdpl (meter diatas permukaan laut). 

Di puncak gunung ini terdapat pilar atau tugu pemetaan P.122 buatan Belanda sebagaimana keterangan pada peta topografi Jantop TNI AD Bakosurtanal 1978. 

Pendakian ini bertujuan untuk mengembangkan aktifitas penjelajahan gunung hutan serta studi potensi ekowisata gunung-gunung di Aceh. 

Selain itu sebagai media referensi kawasan pendakian gunung yang relatif terjangkau bagi para mountaineer di zona pesisir timur Aceh.

Kedua pendaki ekspeditor ini adalah Said Murthaza Almahdaly (40) atau Pawang Ubiet dan Robbi Zikri (28).

Keduanya telah beberapa kali terlibat dalam ekspedisi gunung dan arung jeram di Aceh. 

Baca juga: Iran Pamer Kota Rudal yang Dijuluki Gunung Berapi Tidur, Bisa Meletus jika Israel Tiba

Pendakian gunung ini berlangsung selama 9 hari pada tanggal 28 Januari s/d 5 Februari 2025 lalu. 

Pendakian dijadwalkan berlangsung selama 5 hari, namun terhambat karena Said sempat mengalami sakit sejak hari ke-4 sebelum tetap melanjutkan summits attack ke puncak. 

Jalur pendakian ke Gunung Bendahara cukup aktif dilalui manusia dalam beberapa tahun terakhir. 

Akses pendakian gunung ini dimulai dari Dusun Bedari, Desa Rantau Panjang Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur

Di Aceh terdapat 2 gunung yang bernama sama-sama Bendahara.

 Satunya di Aceh Timur yang berketinggian 1078,4mdpl dan lainnya berada di wilayah Aceh Tenggara yang berketinggian 3011,9mdpl dengan nomor pilar Belanda S.213.

Pegunungan Bendahara Aceh Timur merupakan kawasan karst atau bebatuan cadas yang terletak bersebelahan dengan wilayah Kecamatan Serbajadi Aceh Timur dan Kecamatan Pulau Tiga Aceh Tamiang.

Pegunungan ini juga dibelah oleh aliran Sungai Serbajadi yang membentang dari Lokop hingga Simpang Jernih dan aliran Alur Simpang Kalang yang bermuara ke Waih (sungai) Tampur, Simpang Jernih Aceh Timur.

Bagi para pendaki yang tertarik melakukan pendakian ke kawasan ini aksesnya dimulai dari pusat Kecamatan Simpang Jernih dengan menaiki perahu atau boat transportasi umum milik masyarakat menyusuri Sungai Serbajadi menuju Desa Rantau Panjang Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur

Lalu berkoordinasi dengan unsur aparat desa setempat sebelum memulai pendakian.

Karakter jalur pendakian berupa dominasi bebatuan pada area tengah lintasan sebelum kemudian menaiki tebing batuan yang curam untuk mencapai titik pilar.

Baca juga: 13 Pendaki Tewas Akibat Erupsi Gunung Marapi, 8 Korban Belum Diidentifikasi, Sudah 46 Kali Meletus

 Jalur pendakian juga relative pendek karena kurang dari 6km (PP) yang bisa ditempuh 1-2 hari. 

Pendakian gunung ini cocok untuk pendaki pemula yang ingin melatih kemampuan navigasi gunung hutan serta skema terapan manajemen pendakian gunung tropis. 

Beberapa jenis satwa yang dijumpai selama pendakian antara lain Orang Utan, Burung Rangkong, Siamang, Muray, Beruang Madu dan satwa khas hutan tropis Aceh lainnya.

Said merupakan pendiri Aceh Tracker sekaligus Ketum FAJI Aceh Timur dan Robbi anggota Mapala Malam FH Unsam yang juga Sekum FPTI Aceh Tamiang. 

Keduanya merupakan 2 ekspeditor gunung hutan yang intens melakukan pendakian di wilayah Aceh Timur sejak 2018 lalu mendaki bersama ke Gunung Kemiri 3314mdpl Gayo Lues.

 Pada Desember 2024 lalu mereka juga terlibat ekspedisi arung jeram di Aceh Timur

Saat berita ini dirilis keduanya juga sedang dalam persiapan untuk pendakian perintisan ulang jalur Gunung Lembu Aceh Timur via Celike yang semakian tertutup karena sangat jarang ada pendakian di kawasan tersebut. 

"Semoga giat pendakian gunung di Aceh khususnya yang belum populer sebagai situs ekowisata terus berkembang sebagai wahana penelitian, pendidikan, olahraga kepetualangan dan lain sebagainya," ujar Said Murthaza, Pendaki Gunung Aceh

Baca juga: Keseruan Ekspedisi Arung Jeram di Sungai Serbajadi Aceh Timur

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved