Minggu, 12 April 2026

Harga Emas

Harga Emas Tembus 2.900 US Dolar per Ons, Didorong Kekhawatiran Perang Dagang

Harga emas melonjak di atas $2.900 per ons pada Selasa (18/2/2025), menandai kenaikan dua hari berturut-turut. 

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Generated by AI (ChatGPT)
HARGA EMAS NAIK - Ilustrasi harga emas - hari ini harga emas terus melonjak naik $2.900 per ons pada Selasa (18/2/2025). 

SERAMBINEWS.COM-Harga emas melonjak di atas $2.900 per ons pada Selasa (18/2/2025), menandai kenaikan dua hari berturut-turut. 

Kenaikan ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap perang dagang global, terutama setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana tarif timbal balik yang berpotensi meningkatkan ketegangan perdagangan internasional.  

Di sisi lain, pernyataan hawkish dari pejabat Federal Reserve membatasi kenaikan emas lebih lanjut.

Baca juga: Harga Emas Dunia Anjlok Disebabkan Para Investor Sedang Menunggu Pidato Pelantikan Trump

Dilansir dari Trading Economics pada Selasa (18/2/2025), Gubernur Fed Michelle Bowman menegaskan sikap hati-hati terhadap pemotongan suku bunga, sementara Gubernur Fed Christopher Waller menyatakan lebih memilih menunda pemotongan hingga inflasi mereda.

Investor kini menanti rilis risalah pertemuan terakhir Fed pada Rabu (19/2/2025) untuk mengetahui prospek kebijakan moneter ke depan.  

Secara global, emas diperdagangkan di pasar OTC London, COMEX AS, dan Shanghai Gold Exchange (SGE), dengan kontrak berjangka standar sebesar 100 troy ons.

Baca juga: Harga Emas Dunia Melemah Seiring Beralihnya Perhatian ke Data Inflasi AS

Logam mulia ini tetap menjadi investasi menarik di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik.

Konsumsi emas dunia terdiri dari 50 persen perhiasan, 40 persen investasi, dan 10 persen industri, dengan Tiongkok, Australia, AS, dan Indonesia sebagai produsen utama. 

Sementara itu, negara dengan permintaan perhiasan emas terbesar adalah India, Tiongkok, AS, Turki, dan Arab Saudi.  

Selain faktor ekonomi, investor juga terus memantau perkembangan geopolitik, khususnya terkait kemungkinan perjanjian gencatan senjata Rusia-Ukraina, yang dapat mempengaruhi sentimen pasar emas dalam beberapa waktu ke depan.  

Baca juga: Cek Harga Emas Banda Aceh Hari Ini per Tanggal 3 Februari 2025, Naik atau Turun?

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved