Kamis, 30 April 2026

Polwan di Sumut Bantah Aniaya Anaknya, Brigadir Devi Klaim sebagai Korban Fitnah dan Perselingkuhan

Brigadir D kemudian menunjukkan video asli yang direkam saat melakukan video call dengan mantan suaminya, Lettu Kaveleri Agung Raysandi.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Tangkapan layar dari Instagram @deliserdanginfoo via Tribun Medan
DUGAAN PENGANIAYAAN: Tangkapan layar video oknum Polwan Polda Sumut diduga aniaya anak kandung. Video penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Polwan berinisial Brigadir D itu diunggah Instagram @deliserdanginfoo pada Senin (17/2/2025). Brigadir D telah membantah bahwa dirinya melakukan penganiayaan terhadap anaknya. Dia menyebut video yang viral tersebut adalah ulah mantan suaminya dengan mengedit demi memfitnah dirinya. 

SERAMBINEWS.COM - Beredar viral di media sosial video seorang Polwan Polda Sumatra Utara menarik tangan anaknya.

Dalam video, Polwan berinisial Brigadir D dinarasikan menganiaya anak saat video call.

Namun, Brigadir D membantah video tersebut dan menyatakan video telah diedit.

Menurut Brigadir D, penyebar video sengaja ingin menggiring opini dirinya melakukan kekerasan ke anak.

"(Video) diedit, dipotong, dan di-blur hampir seluruh badan anak saya, sehingga oknum-oknum tidak bertanggung jawab menyebar kan video potongan yang menggiring opini masyarakat ke Bapak/Ibu sekalian, sehingga kesannya anak saya saya siksa."

"Saya berbicara ini karena saya merasa terancam dan saya ketakutan," paparnya, Selasa (18/2/2025), dikutip dari TribunMedan.com.

Brigadir D kemudian menunjukkan video asli yang direkam saat melakukan video call dengan mantan suaminya, Lettu Kaveleri Agung Raysandi.

Saat itu keduanya masih berstatus pasangan suami istri dan menanyakan kabar anak mereka.

Awalnya, Brigadir D mengirim pesan ke Lettu Kaveleri sedang mengalami sakit perut.

Lantaran tak dibalas, Brigadir D melakukan video call dan saat itu Lettu Kaveleri merekamnya.

Saat video call berlangsung, anak Brigadir D mendekati kompor yang sedang digunakan untuk memasak air.

Brigadir D dengan cepat menarik tangan anaknya agar tidak menyentuh kompor.

Baca juga: Briptu FN Polwan yang Bakar Suami hingga Tewas Pasrah Divonis 4 Tahun Penjara, Tak Ajukan Banding

"Spontan langsung saya menarik tangannya dari mulai di dalam video dari anak saya tidak tampak (di video) sampai dengan terlihat saya menarik tangan nya di video ini."

"Di sini saya spontan karena anak saya sudah hampir memegang gagang air panas yang sedang mendidih," tuturnya.

 
Berdasarkan pengakuannya, Lettu Kaveleri sering melakukan penganiayaan dan berselingkuh.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved