Ramadhan 1446 H

Berapa Gelas Idealnya Minum Air Putih saat Sahur dan Berbuka Puasa? Simak Penjelasan Berikut

Kecukupan asupan air minum pada tubuh untuk orang berpuasa sangat penting. Jika asupan air minum kurang, tubuh tentu saja mudah lemas.

Editor: Amirullah
Gambar hasil AI ChatGPT
MINUM AIR - Ilustrasi seorang wanita sedang minum. Berapa gelas ideal minum air putih saat Sahur dan Buka puasa? 

SERAMBINEWS.COM - Kecukupan asupan air minum sangat penting bagi tubuh, terutama saat menjalani ibadah puasa.

Ketika tubuh kekurangan cairan, seseorang akan lebih mudah merasa lemas dan tidak bertenaga. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan cairan selama bulan Ramadhan menjadi hal yang perlu diperhatikan.   
   
Lantas, berapa takaran asupan air minum yang ideal bagi orang yang berpuasa?   
   
Dokter spesialis gizi klinik, dr. Samuel Oetoro, memberikan penjelasan terkait jumlah konsumsi air putih yang disarankan saat sahur dan berbuka puasa. 

"Ketika mau sahur pas bangun tidur minum air putih 3 gelas dan waktu berbuka 5 gelas," kata Samuel dikutip Bangkapos.com dari kanal YouTube VDVC Health yang diunggah pada 18 April 2021 lalu.

Untuk ukuran gelas sedang agar tidak terlalu kembung.

"Untuk makanannya usahakan konsumsi makanan yang lengkap misalnya mengandung karbohidrat seperti roti gandum, sumber protein seperti putih telur, ikan, ayam dan sebagainya," ujar dr Samuel.

Selain itu dr Samuel Oetoro juga menganjurkan konsumsi sumber lemak yang sehat misalnya ikan, makan sayur dan buah.

"Supaya seratnya itu tinggi sehinggga kadar gula dan zat-zat bahan makanan akan diserap perlahan-lahan," katanya lagi.

Bila diserapnya secara perlahan sampai ke siang kadarnya lumayan tinggi, sehingga tubuh tidak terlalu lemas saat berpuasa. 

"Tetapi ada tambahan lagi ketika menjelang imsak sebailnya Anda makan buah. 

Buah apa saja yang mengandung banyak air.

Makannya dikunyah langsung atau diblender supaya seratnya tinggi dan menganggu penyerapan karbohidrat yang baik secara pelan-pelan dan sampai sore badan masih segar kendati berpuasa," sebut dr Samuel.

Dia melanjutkan tetapi menjelang berbuka tetap kadar gula akan turun sehingga menimbulkan rasa lemas dan

perlu dinaikan lagi dula darah dengan jus buah yang manis dan banyak airnya. 

Setelah itu melaksanakan shalat, baru melanjutkan makanan berat yang lebih lengkap lagi dengan gizi seimbang. 

Mulai karbohidrat, lemak, protein sayur dan buah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved