Komuinitas
Alumni KAHMI Aceh Minta Eksekutif dan Legislatif Harmonis
Hal ini penting untuk menuntaskan berbagai persoalan yang dialami rakyat saat ini, mulai dari angka pengangguran
“Apalagi pertumbuhan ekonomi Aceh sangat tergantung pada APBA,” kata Safwan.
Safwan yang juga mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Syiah Kuala (USK) meningatkan agar para pejabat publik tidak berpikir sektoral, tapi lintas sektoral.
Dalam hal ini yang dilihat seharusnya adalah azas kemanfaatan publik, bukan hanya sekedar kemamfataan sektoral instansi tertentu.
“Yang terpenting tidak mengangkangi aturan perundang-undangan,” ujarnya.
Dia juga berharap agar para pejabat eksekutif dan legislatif tidak mengedepankan emosional di ruang publik, tetapi menonjolkan ide dan gagasan kebaharuan dalam pembangunan dengan berbasis data kredibel, bukan hanya berdasarkan asumsi-asumsi semata.
Sepatutnya eksekutif dan legislatif fokus memastikan visi dan misi Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf terealisasi lewat kebijakan anggaran dan regulasi yang tepat.
“Sehingga walaupun saat ini sedang terjadi efesiensi anggaran, diharapkan tidak menurunkan pelayanan publik yang diterima masyarakat, terutama rakyat miskin, dalam artian setiap anggaran yang digunakan dapat memberikan multiflier effect dalam perekonomian Aceh ” tegas Safwan.(*)
Mahasiswa KKN USK Gelar Mon Mata Fest dalam Rangka Hari Anak Nasional di Gampong Mon Mata |
![]() |
---|
Sekjend KAHMI: Hentikan Rokok pada Anak, Tuntaskan Kemiskinan |
![]() |
---|
Joy Sailing Pramuka Saka Bahari Guskamla Koarmada I Berlayar Tanamkan Semangat Maritim |
![]() |
---|
BFLF Luncurkan Buku 'Ada Cinta di Rumah Singgah', Sebuah Kisah Mereka yang Tangguh Melawan Sakit |
![]() |
---|
PPTIM: Selamat USK Jadi Kampus Terbaik di Luar Jawa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.