Berita Banda Aceh
BPOM Aceh Perketat Pengawasan Pangan di Warung Kopi Jelang Ramadhan 2025
BPOM Aceh mengintensifkan pengawasan makanan dan minuman menjelang Ramadhan 1446 H atau 2025 Masehi.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BPOM Aceh) mengintensifkan pengawasan makanan dan minuman menjelang Ramadhan 1446 H atau 2025 Masehi.
Pengawasan tersebut dilakukan bersama Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (SAKA POM) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Banda Aceh demi menjaga kenyamanan masyarakat agar terbebas dari pangan yang berbahaya.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Aceh mendapatkan pangan yang aman menjelang Ramadhan.
Kesadaran masyarakat dalam memilih produk yang aman dan legal sangat penting agar terhindar dari risiko kesehatan,” kata Ketua Tim Komunikasi, Informasi, dan Edukasi BPOM Aceh, Desi Ariyanti Ningsih, Jumat (28/2/2025).
Desi menyebut, pengawasan ini berlangsung dalam dua tahap, yakni pada Senin (24/2/2025) dan Kamis (27/2/2025), dengan menyasar sepuluh warung kopi di Banda Aceh.
“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian program dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H,” ujarnya.
Baca juga: Selama Ramadhan 1446 H, Ini Jam Kerja Bagi Pegawai di Lhokseumawe
Sementara itu, Penanggung Jawab Inovasi, Rosihan Maulana Arby, menjelaskan bahwa selama kegiatan berlangsung, tim melakukan pengambilan sampel dan pengujian terhadap berbagai jenis makanan.
Pada tahap pertama, pihaknya melakukan uji terhadap delapan jenis makanan, seperti lontong, tahu, kerupuk, dan mie kuning. Sementara pada tahap kedua, dilakukan pengujian terhadap delapan sampel pangan lainnya.
Hasil uji sederhana menunjukkan bahwa seluruh sampel yang diperiksa bebas dari bahan berbahaya seperti formalin dan boraks, sehingga aman untuk dikonsumsi.
“Selain itu, dari hasil pemantauan, seluruh warkop yang kami kunjungi juga terbukti tidak menjual produk ilegal atau produk tanpa izin edar,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini BPOM Aceh dapat terus memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di wilayah Aceh.
“Dengan sinergi yang kuat antara BPOM dan berbagai pemangku kepentingan, keamanan pangan di Aceh dapat terus terjaga demi kesehatan masyarakat,” pungkasnya.
Baca juga: Kapan Puasa? Awal Ramadhan 1446 H 1 atau 2 Maret? BRIN Prediksi Minggu: Aceh Penuhi Kriteria
| Tegas ! PAN Aceh takkan Tolerir Dugaan Kasus Asusila Oknum Anggota DPRK Aceh Singkil |
|
|---|
| Anggota DPRK Singkil Diduga Tersandung Asusila, PAN Aceh Tegaskan Tak Ada Toleransi |
|
|---|
| Komisi III DPR RI Evaluasi KUHP-KUHAP di Aceh, Kapolda Ungkap Sejumlah Tantangan Pelaksanaan |
|
|---|
| Baru Dua Bulan Dilantik, Mualem Bebastugaskan Reza Saputra dan T Aznal dari Jabatan |
|
|---|
| Mualem Kembali Lantik Tiga Kepala SKPA, Ini Daftarnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengecekan-pangan_BPOM-Aceh.jpg)