Tujuh Polisi Diperiksa Buntut Dugaan Intimidasi terhadap Band Sukatani, Terancam Sanksi
Kompolnas mengungkapkan perkembangan pemeriksaan personel kepolisian yang terlibat dalam dugaan intimidasi terhadap band Sukatani.
Permintaan maaf ini terkait dengan lagu mereka yang berjudul "Bayar Bayar Bayar", yang sempat viral dengan lirik kontroversial menyebutkan "bayar polisi".
Dalam pernyataannya, band ini mengungkapkan bahwa lagu tersebut diciptakan sebagai kritik terhadap oknum kepolisian yang dianggap melanggar aturan.
Dalam sebuah unggahan di Instagram, Muhammad Syifa Al Ufti alias Electroguy, mewakili band, menyampaikan permohonan maaf atas lirik kontroversial dalam lagu tersebut.
"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami yang berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’," kata Ufti pada Kamis, 20 Februari 2025.
Video permintaan maaf itu diduga dibuat usai personel band Sukatani mendapat intimidasi dari polisi.
Baca juga: Anggota DPR RI Irsan Sosiawan Dorong Energi Listrik Berkeadilan untuk Masyarakat
Baca juga: Warga Gampong Laksana Keluhkan Mahalnya Harga Gas Melon
Baca juga: Tetapkan Awal Ramadan 1 Maret, Menteri Agama: Hilal Terlihat di Aceh, Petugas Sudah Disumpah Hakim
| Viral Ibu-ibu Pengajian Nyanyi Casablanca di Pernikahan, Netizen: Harusnya Konser, Ternyata Qoriah |
|
|---|
| Nasib Briptu BTS, Anggota Polisi Diduga Ngintip dan Rekam Polwan di Kamar Mandi SPN Polda Jateng |
|
|---|
| Lirik Takbiran Idul Fitri 1447 H Versi UJE, Lengkap MP3 Bisa Download di Sini |
|
|---|
| Kepala BNN Banda Aceh Berganti, Ini Sederet Prestasi Kombes Zahrul Kampanye Antinarkoba |
|
|---|
| AKBP Didik Putra Eks Kapolres Bima Jalani Sidang Etik Terkait Kasus Narkoba di Mabes Polri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Band-punk-rock-Sukatani-saat-konser-di-Gedung-Korpri-Kabupaten-Tegal-Jawa-Tengah.jpg)