Rabu, 15 April 2026

Internasional

Trump Gelembungkan Pengecualian Tarif! AS, Kanada, dan Meksiko Masih Terjebak Perang Dagang!

Presiden AS, Donald Trump, telah menandatangani perintah yang memperluas barang-barang yang dikecualikan dari tarif barunya terhadap Kanada dan Meksik

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
YouTube The White House
DONALD TRUMP - Foto ini diambil dari YouTube The White House pada Rabu (5/3/2025), memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi isyarat ketika sejumlah warga AS memberikan ucapan terima kasih pada Selasa (4/3/2025). 

Trump Gelembungkan Pengecualian Tarif! AS, Kanada, dan Meksiko Masih Terjebak Perang Dagang!

SERAMBINEWS.COM-Presiden AS, Donald Trump, telah menandatangani perintah yang memperluas barang-barang yang dikecualikan dari tarif barunya terhadap Kanada dan Meksiko secara signifikan.

Ini adalah kedua kalinya dalam dua hari Trump mencabut pajak impor dari dua negara mitra dagang terbesar Amerika, yang membuat ketidakpastian bagi bisnis dan pasar keuangan. 

Pada hari Rabu (5/3/2025), Trump mengumumkan bahwa produsen mobil akan dibebaskan dari pajak impor sebesar 25 persen untuk sementara waktu, hanya sehari setelah pajak tersebut mulai berlaku.

 Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengucapkan terima kasih kepada Trump atas langkah tersebut.

Dilansir dari BBC News (7/3/2025), Menteri Keuangan Kanada pun menyatakan bahwa Kanada akan menunda ancaman pemberlakuan tarif pembalasan terhadap produk-produk AS.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengatakan bahwa ia baru saja melakukan pembicaraan "panas" tentang tarif melalui telepon dengan Trump.

Baca juga: Trump Tak Lagi Berikan Bantuan ke Kyiv, Kini Pemimpin Uni Eropa Ambil Langkah Besar Dukung Ukraina!

Menurut Trudeau, meskipun ada sedikit pelonggaran, perang dagang antara kedua negara kemungkinan besar akan berlanjut di masa depan.

"Tujuan kami tetap untuk menghapuskan tarif ini semua," ujarnya.

Putaran pertama tarif balasan dari Kanada, yang dikenakan pada barang-barang AS senilai C$30 miliar (sekitar $21 miliar atau £16 miliar), sudah mulai berlaku. K

etegangan perang dagang ini mengguncang pasar dan menambah kekhawatiran tentang potensi kerusakan ekonomi.

Pada Kamis sore, indeks saham utama AS mengalami penurunan, dengan S&P 500, yang melacak 500 perusahaan besar Amerika, turun hampir 1,8 persen. Namun, saat menandatangani perintah tersebut, Trump menegaskan bahwa ia tidak mencabut kebijakan itu karena kekhawatiran terhadap pasar saham.

"Tidak ada hubungannya dengan pasar," katanya. "Saya bahkan tidak melihat pasar, karena dalam jangka panjang, Amerika Serikat akan sangat kuat dengan apa yang terjadi."

Pengecualian dari tarif ini berlaku untuk barang-barang yang dikirim berdasarkan kesepakatan perdagangan bebas Amerika Utara (USMCA), yang ditandatangani Trump selama masa jabatannya yang pertama.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa sekitar 50 persen impor AS dari Meksiko dan 62?ri Kanada mungkin masih akan dikenakan tarif.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved