Berita Bireuen

Pencarian Gadis Pengendara Sepmor Terseret Arus di Jalan Bireuen - Takengon Km 24 Stop Sementara

Sedangkan sang adiknya yang berusia 11 tahun sudah ditemukan dalam kondisi meninggal akibat terseret arus itu, Sabtu (8/3/2025) sekitar pukul 19.00 WI

|
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS  
TKP TERSERET ARUS - Anggota DPRK Bireuen, Adnen Nurdin, Minggu (9/3/2025) siang meninjau lokasi terseret dua korban di Km 24 Bireuen Takengon. 

Harapannya disampaikannya saat meninjau lokasi kejadian persisnya di Alue Gule, Dusun Mina, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Minggu (9/3/2025) siang.

"Saya turut prihatin atas musibah yang dialami dua korban kakak beradik di lokasi ini semalam, " ujarnya.

Sebagai upaya untuk mencegah tidak terjadi lagi kejadian serupa ia berharap kepada pihak berwenang untuk membangun jembatan di lokasi tersebut agar aliran lebih lancar mengalir.

Pembangunan jembatan permanen diharapkan setelah melihat kondisi aliran airnya tidak cocok lagi karena di bawah jalan hanya gorong-gorong lubang kecil.

"Gorong-gorong  sudah tidak layak lagi, disini butuh dibangun jembatan agar aliran air lebih luas dan tidak mudah tersumbat," sebut Adnen Nurdin. 

Baca juga: VIDEO - Tak Terkendali, 1.000 Loyalis Eks Presiden Assad Tewas Disergap HTS

Kronologis Sepmor Kakak Adik Masuk Jurang di Km 24 Bireuen-Takengon, Satu Meninggal dan 1 Hilang

Sebelumnya Serambinews.com memberitakan banjir melanda kawasan tikungan patah Km 24 Bireuen-Takengon sekitar pukul 19.00 WIB, Sabtu (8/3/2025) merenggut korban jiwa.

 Korban menimpa dua orang kakak dan adik dengan sepeda motor sedang melintas diterjang banjir.

Sementara itu, satu orang korban ditemukan meninggal dunia dan satu lainnya sedang dalam proses pencarian.

Menyangkut kejadian tersebut, Wakapolres Bireuen,  Kompol Fauzi melalui Kasi Humas Iptu Marzuki didampingi Kasubsi PIDM, Aipda Safwan Rizal mengatakan, sekira pukul 18.36 WIB, Sabtu (8/3/2025) di ruas jalan nasional  Bireuen-Takengon Km 24 kawasan Krueng Simpo, Juli, Bireuen terjadi longsor.

Kondisi ini diperparah lagi selain longsor juga disertai luapan air bah sangat deras dari atas bukit ke atas badan jalan sehingga menyebabkan arus lalin macet total.

Sekitar pukul 18.40 WIB, pada saat terjadi kemacetan, tiba-tiba satu unit  sepeda motor  yang dikendarai oleh korban melaju dari arah Bireuen diduga ingin melintasi luapan banjir bah pada lokasi luapan air bah menuju arah Takengon.

 Ternyata, sepeda motor tersebut dikendarai Mardiana (17) dan bersama adiknya Rina Fitri (11), keduanya warga Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

Saat melintasi air bah tersebut sepeda motor hilang kendali dan langsung terseret arus air bah jatuh ke dalam jurang di pinggir jalan
dengan  ke dalaman beberapa meter.

Sejumlah saksi kata Wakapolres Bireuen mengatakan, setelah melihat kejadian tersebut langsung menghubungi pihak terkait.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved