Berita Aceh Timur
Zainabon, Pelaku Usaha Tape Ubi dari Dapur Kecil ke Seluruh Aceh Timur
Setiap hari, dari dapur kecilnya, Zainabon menghasilkan sekitar 1.000 bungkus tape ubi. Produk buatannya kemudian dijemput oleh para agen untuk...
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Prosesnya dimulai dengan mengupas ubi, memotongnya menjadi bagian kecil, lalu mencucinya hingga bersih.
Setelah itu, ubi dibungkus dengan daun pisang, diberi ragi, lalu dikukus.
"Biasanya butuh dua hari untuk jadi tape ubi. Setelah dikukus dan diberi ragi, kita diamkan dulu supaya rasanya pas," jelasnya.
Tahun ini, Zainabon harus mengurangi produksi akibat menurunnya daya beli masyarakat.
Jika biasanya ia membuat 1.000 bungkus per hari, kini jumlahnya turun menjadi sekitar 800 bungkus.
"Permintaan berkurang karena ekonomi masyarakat yang kurang stabil. Jadi kita sesuaikan juga produksi," katanya.
Meski begitu, semangatnya tetap menyala.
Dengan ketekunan dan keahlian yang telah diasah selama puluhan tahun, Zainabon terus berusaha menjaga kelangsungan usahanya, memastikan tape ubi tetap hadir di meja-meja warga Aceh Timur.(*)
Baca juga: Tape Ubi Peureulak, Takjil Pilihan Masyarakat Aceh Timur Saat Berbuka Puasa
| Polsek Peureulak Timur Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 |
|
|---|
| Turnamen Piala Bupati Aceh Timur Dimulai Sore Ini, 30 Klub Pelajar Siap Bersaing |
|
|---|
| Cegah Penyelahgunaan Narkoba, Dansatgas TMMD Ajak Warga Jadi Pelopor Penangkalnya |
|
|---|
| Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pria di Aceh Timur Diringkus Polisi |
|
|---|
| MaTA Temukan Indikasi Korupsi di Proyek Jalan Kuta Binjei-Alue Ie Mirah, Desak Polda Lakukan Lidik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Zainabon-pelaku-usaha-tape-ubi-Peureulak-yang-memproduksi-tape-di-rumahnya.jpg)