SOSOK F Mahasiswi yang Jual Cewek di Bawah Umur ke AKBP Fajar, Pelaku Dekat dengan Keluarga Korban

Siapa yang menyangka ternyata F ini adalah seorang mahasiswi. ia juga dekat dengan orangtua korban .

Editor: Amirullah
Tribunnews.com/ Reynas Abdila
KASUS ASUSILA - Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja ditetapkan sebagai tersangka kasus asusila dan narkoba di Mabes Polri, Kamis (13/3/2025). Pada pekan depan Senin (17/3/2025), terduga pelanggar bakal menjalani sidang etik. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang mahasiswi berinisial F menjadi sorotan publik setelah diduga terlibat dalam praktik perdagangan perempuan.

Tidak hanya menawarkan perempuan dewasa, tetapi F juga diduga terlibat dalam eksploitasi anak di bawah umur dengan menjual mereka kepada pria hidung belang.

Bahkan F inilah yang menjual korban anak di bawah umur ke Kapolres Nga non aktif, AKBP Fajar. Polisi yang kini telah dijatuhi sanksi dan ditahan oleh Mabes Polri .

Terungkapnya sosok F ini setelah ibu korban anak di bawah umur memeberkan sosok F .

Siapa yang menyangka ternyata F ini adalah seorang mahasiswi. ia juga dekat dengan orangtua korban .

Namun, F ternyata menyia-nyiakan kepercayaan keluarga korban dnegan menjual korban yang masih di bawah umur ke polisi.

Tak Percaya F Lakukan Hal Mengerikan

Orang tua dari anak berusia enam tahun korban pencabulan eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman buka suara.

Kepada Ketua Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Nusa Tenggara Timur ( LPA NTT ) Veronika Ata, mereka menyampaikan kemarahan.

Menurut Veronika Ata, orang tua korban terpukul atas perbuatan bejat yang dilakukan AKBP Fajar Lukman terhadap anak mereka.

"Mereka marah dan sedih karena melihat anak mereka menjadi korban pencabulan dari eks Kapolres Ngada," kata Veronika Ata, Minggu (16/3/2025).

Ibu kandung korban, lanjut Veronika Ata, sangat kecewa terhadap F karena menjual anak mereka.

F merupakan mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Kupang. F menempati kamar kos milik orang tua dari anak berusia enam tahun.

Mereka tidak menduga, F yang sudah dianggap sebagai anak sendiri, tega menjual anak mereka.

"F datang meminta izin langsung ke kami untuk pergi bermain bersama anak kami, namun menjual anak kami," ujar Veronika Ata meniru ucapan ibu korban. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved