Ramadhan 2025
Berburu Takjil dan Keberkahan Berjualan Penganan Berbuka di Sabang
Keberadaan lapaknya memberikan kesempatan bagi warga yang ingin berjualan tanpa harus membuka kedai sendiri.
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
Kiki menuturkan, bahwa sistem penitipan ini tidak hanya menguntungkan dirinya sebagai pemilik lapak, tetapi juga membantu warga sekitar mendapatkan pemasukan tambahan.
"Banyak ibu-ibu rumah tangga yang menitipkan dagangan mereka di sini. Mereka bisa tetap di rumah sambil membuat kue, sementara saya membantu menjualnya," tambahnya.
Antusiasme masyarakat yang tinggi dalam membeli takjil juga terlihat dari ramainya pembeli yang memadati area jualan setiap sore.
Banyak dari mereka datang sejak pukul 16.00 WIB untuk mendapatkan pilihan takjil terbaik sebelum habis.
Salah seorang pembeli, Rina (35), mengungkapkan, bahwa ia selalu berburu takjil di lapak Kiki karena pilihan kuenya yang beragam dan selalu segar.
"Di sini banyak pilihan dan kue-kue yang dijual selalu enak dan fresh. Saya sering beli di sini karena banyak juga kue tradisional yang sulit ditemukan di tempat lain," katanya.
Selain menjadi ajang berburu makanan berbuka, tradisi ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga.
Ramadhan di Sabang tak hanya menjadi bulan penuh ibadah, tetapi juga momen berbagi rezeki dan kebahagiaan melalui kegiatan jual beli takjil.(*)
| Suntik Saat Puasa, Batal atau Tidak? Buya Yahya Beri Penjelasan Ini |
|
|---|
| Belum Mandi Junub Saat Imsak, Bolehkah Tetap Puasa? Simak Jawaban Buya Yahya |
|
|---|
| Mengenal Fidyah Puasa: Cara Membayar, Jumlah yang Harus Dibayar, dan Niatnya di Bulan Ramadhan |
|
|---|
| Ini Beras Dianjurkan untuk Bayar Zakat Fitrah, Begini Pendapat Ulama soal Waktu & Tempat Pembayaran |
|
|---|
| Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-30 Ramadhan: Allah SWT Balas dengan Kenikmatan Surgawi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lapak-penjualan-takjil-di-Sabang.jpg)