Sabtu, 11 April 2026

Ramadhan 2025

Berburu Takjil dan Keberkahan Berjualan Penganan Berbuka di Sabang

Keberadaan lapaknya memberikan kesempatan bagi warga yang ingin berjualan tanpa harus membuka kedai sendiri.

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
LAPAK PENJUALAN TAKJIL - Rizky Ananda saat sedang melayani pembeli di lapak takjilnya di Sabang. Berbagai macam kue tradisional dan makanan khas tersedia untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa masyarakat. 

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di sejumlah titik Kota Sabang dipenuhi oleh masyarakat yang berburu takjil

Berbagai jenis makanan dan minuman khas Ramadhan tersaji di lapak-lapak pedagang.

Salah satunya di kedai takjil yang berada tepat di depan Mesjid Agung Babussalam Kota Sabang milik Rizky Ananda yang menjadi pusat penitipan kue dari warga sekitar.

Menurut Kiki--sapaan akrab Rizky--setiap hari ia menerima titipan sekitar 7.000 kue dari masyarakat. 

Berbagai jenis kue tradisional seperti timphan, kue adee, risoles, bakwan, hingga kue lapis memenuhi meja dagangannya. 

Keberadaan lapaknya memberikan kesempatan bagi warga yang ingin berjualan tanpa harus membuka kedai sendiri.

"Setiap harinya ada sekitar 7.000 kue di sini, dan palingan sisa di bawah ratusan cuman,” urai dia. 

“Artinya, antusias masyarakat Sabang untuk membeli takjil sangat tinggi," ujar Kiki kepada Serambinews.com, Kamis (20/3/2025).

Masyarakat sangat antusias karena beraneka ragam kue tersedia di sini. 

Kiki mengatakan, bahwa ia mulai buka sejak pukul 16.00 WIB, dan biasanya menjelang waktu berbuka puasa, lapaknya sudah sepi karena hampir semua kue telah habis terjual. 

Ia pun bersiap untuk menutup lapaknya lebih awal.

"Saya hanya mengambil per kue 200 rupiah. Jadi, ini juga membantu masyarakat yang ingin berjualan tetapi tidak memiliki tempat sendiri," jelasnya.

Tak hanya soal berburu takjil, Ramadhan juga membawa berkah tersendiri bagi para pedagang. 

Momentum ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan penghasilan, baik bagi penjual langsung maupun warga yang menitipkan dagangannya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved