Willie Salim Dipolisikan Imbas Konten Rendang 200 Kg Hilang Diduga Settingan: Menjelekkan Palembang
Achmad Fuadi mengatakan bahwa konten yang dibuat Willie Salim telah mencoreng nama baik Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.
Menurut Hartati, Willie tidak pergi ke toilet seperti yang diceritakan, melainkan pergi ke mobil untuk makan selama 30 menit.
Selama itu, rendang yang dimasak seharusnya memerlukan waktu lebih lama untuk matang, tetapi tim Willie memilih untuk "menyeting" kejadian tersebut demi menciptakan sesuatu yang lebih dramatis.
"Saya ada di lokasi, dan memang kejadian ini sudah disetting. Willie pergi makan di mobil selama 30 menit, bukan ke toilet seperti yang dikatakan. Rendang seharusnya perlu waktu lebih lama untuk matang, tetapi mereka memutuskan untuk meninggalkan dan menyetting semuanya," jelas Hartati
Warga Bawa Gayung dan Ember
Ini kata polisi soal daging 200 kg yang dimasak Willie Salim hilang. Warga berebut rendang sambil membawa gayung hingga ember.
Awalnya konten kreator Willie Salim memasak di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) untuk buka bersama. Aksinya itu pun menyita perhatian masyarakat luas.
Hal itu terjadi pada Selasa 18 Maret 2025. Sebab Willie hanya meninggalkan kuali rendangnya selama 10-15 menit dan dijaga oleh pihak kepolisian.
Nyatanya antusias warga Palembang yang tinggi membuat aparat kewalahan dan rendang yang belum matang hilang tak bersisa.
Kanit Binmas Polsek Ilir Barat I, Iptu Rino Ardiansyah mengatakan terkait warga kota Palembang yang berebut daging rendang yang belum matang sesaat ditinggal sementara oleh Willie Salim awalnya berjalan lancar.
"Acara masak rendang yang diadakan Willie Salim dimulai sore hari menjelang buka puasa sebelum dimulai dibuka terlebih dahulu oleh Willie, awalnya berjalan normal dan lancar tanpa kendala, " ujar Rino saat dijumpai, Jumat (21/3/2025).
Setelah itu, lama-kelamaan saat menjelang berbuka puasa daging rendang yang sedang dimasak ditinggalkan sesaat oleh Willie Salim untuk beristirahat.
Padahal saat itu ia bersama anggota Polsek lainnya yang berjaga sudah mengimbau, tetapi tak bisa dihalau.
"Saat ditinggalkan Willie Salim itu banyak warga disekitar BKB yang berebut mengambil daging rendang yang belum matang di dalam kuali yang masih panas. sudah kami himbau karena warga banyak sehingga tidak bisa lagi dihalau," katanya.
Ditambah lagi lampu penerangan yang digunakan tim Willie Salim tiba-tiba mati memasuki waktu Isya, sehingga membuat warga leluasa berebut.
"Di BKB tidak ada fasilitas lampu penerangan. Lampu penerangan yang digunakan oleh tim Willie Salim mati. Jadi posisi gelap. Nah saat kondisi itu warga mulai mengambil daging rendang ," bebernya.
Driver Ojol Dilindas Mobil Taktis Brimob Saat Demo, Hembuskan Napas Terakhir Ketika Antar Pesanan |
![]() |
---|
Helikopter Water Bombing Beroperasi, Padamkan 77 Ha Karhutla di Aceh Selatan, 90 Persen Teratasi |
![]() |
---|
CEO Tribun Network Dahlan Dahi Raih MAW Talk Awards 2025 Kategori Tokoh Media Berpengaruh |
![]() |
---|
Kemenhut RI Verifikasi Tiga Usulan HKm Kelompok Tani Hutan Abdya |
![]() |
---|
Ramai Penolakan, Kehadiran PT Abdya Mineral Prima Dinilai akan Rusak Destinasi Wisata Ceuraceu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.