Willie Salim Dipolisikan Imbas Konten Rendang 200 Kg Hilang Diduga Settingan: Menjelekkan Palembang

Achmad Fuadi mengatakan bahwa konten yang dibuat Willie Salim telah mencoreng nama baik Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.

Editor: Amirullah
Sripoku.com
WILLIE SALIM DILAPORKAN - Konten viral yang dibuat oleh YouTuber Willie Salim mengenai masakan rendang 200 kg yang raib di Benteng Kuto Besak (BKB), Kota Palembang, kini berbuntut panjang. 

Menurutnya kru dari Willie Salim juga menyaksikan warga yang berebut rendang dengan menggunakan gayung, ember, bahkan kuali. 

"Kami juga pihak kepolisian menyayangkan kejadian tersebut kok sebegitunya masyarakat Palembang berebut daging rendang yang belum matang," katanya.

Dalam kejadian tersebut meski warga saat itu berdesakan dan saling berebut tidak menimbulkan korban.

"Pihak penyelenggara Willie Salim tidak menuntut namun mereka sangat menyayangkan kejadian tersebut terlebih rendang yang diambil belum masak," tutupnya.

Awal Viral

Diketahui, Willie Salim menggelar acara buka bersama dengan warga Palembang di halaman Benteng kuto Besak (BKB), pada Selasa (18/3/2025).

Momen masak daging rendang 200 kg itu pun ramai diikuti oleh ribuan warga Kota Palembang sejak sore hingga malam hari.

Terlihat Willie menyediakan dua kuali besar untuk memasak dua makanan yang akan disajikan untuk bukber.

Yaitu sop durian dan rendang daging sapi.

"Hari ini mau membeli sapi untuk acara buka bersama. Hampir 1 ton, bisa untuk 20 ribu potong daging," ujarnya, dikutip dari Tribun Sumsel.

Namun, momen tak terduga terjadi saat ia sempat meninggalkan tempat selama 15 menit ke mobilnya, tiba-tiba daging yang dimasaknya itu hilang sekejap.

"Ini pertama dalam sejarah, 200 kilo rendang lenyap dalam 15 menit," kata Willie Salim.

Melalui siaran langsung, Willie pun menceritakan kembali awal mula daging 200 kg itu ludes diambil warga.

"Aku kan mampir ke mobil dulu bentar seharian belum minum belum makan, pas kita balik lagi ke tempatnya itu dagingnya hilang ludes, padahal belum mateng guys," bebernya, dalam siaran langsung di Tiktok.

Bahkan 20 personel polisi yang berjaga di sana pun tidak mampu menghalangi ribuan masyarakat yang ingin mengambil daging untuk makan bersama.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved