Ramadhan 2025
Mufakkir Muhammad Isi Tausiah Subuh di Masjid Agung Al-Falah Sigli, Ini Manfaat Dekat dengan Quran
Demikian kira-kira kesimpulan yang disampaikan dai kondang Aceh asal Pidie, Dr H A Mufakkir Muhammad MA, saat mengisiah tausiah Subuh Ramadhan Mubarak
Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
Demikian kira-kira kesimpulan yang disampaikan dai kondang Aceh asal Pidie, Dr H A Mufakkir Muhammad MA, saat mengisiah tausiah Subuh Ramadhan Mubarak di Masjid Agung Al-Falah, Pidie, Minggu (23/3/2025).
Laporan Idris Ismail | Sigli
SERAMBINEWS.COM, PIDIE - Ayat-ayat Al-Qur’an terbagi menjadi Makkiyah dan Madaniyah, sesuai dengan lokasi turunnya.
Kedekatan dengan Al-Qur’an membawa ketenangan, kebahagiaan, serta keberkahan hidup, sementara menjauhinya dapat menyebabkan kesempitan rezeki dan kegelisahan.
Oleh karena itu, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk semakin akrab dengan Al-Qur’an, karena iman dan amal saleh adalah kunci utama menuju surga.
Demikian kira-kira kesimpulan yang disampaikan dai kondang Aceh asal Pidie, Dr H A Mufakkir Muhammad MA, saat mengisiah tausiah Subuh Ramadhan Mubarak di Masjid Agung Al-Falah, Pidie, Minggu (23/3/2025).
Ia menjelaskan Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada bulan Ramadhan, sehingga hal ini menjadi salah satu penyebab Ramadhan itu juga disebut bulan suci yang setiap amalan, pahalanya dilipatgandakan Allah.
Adapun yang dimaksud ayat-ayat Al-Qur'an terbagi dua kategori, yakni Makkiyah karena diturunlan di Mekkah dan satu lagi kategori Madaniyah, yakni ayat Qur'an yang ditrunkan di Madinah.
Baca juga: Blak-blakan, Anak Hotman Paris Bicara Soal Ibunya yang Disebut Berhati Baja: yang Penting Pulang
Oleh karena itu, hal ini pula menjadi salah satu alasan kedua tempat ini juga disebut Kota Suci bagi umat Islam.
Dr Mufakkir mengajak jamaah untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an agar kehidupan menjadi lebih berwarna, penuh berkah, dan tenteram.
Sebaliknya, menjauhi Al-Qur’an dapat membawa kegelisahan, kesempitan rezeki, dan ketidaktenangan hidup.
Ia menegaskan bahwa iman dan amal saleh adalah kunci utama menuju surga, sementara mereka yang berpaling dari perintah Allah, maka tentunya akan mendapat azab sebagai konsekuensi di akhirat.
Dr Mufakkir menambahkan Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk semakin akrab dengan Al-Qur’an.
Pasalnya, kedekatan dengan firman Allah akan membawa ketenangan, kebahagiaan, dan keteduhan hati.
Baca juga: Ramai Penolakan RUU TNI, Nama Prilly Latuconsina Diboikot Warganet
Dengan menjalankan perintah Allah dan mengikuti tuntunan Rasulullah, seorang hamba dapat meraih derajat tinggi di surga.
"Syarat utama masuk surga adalah iman dan amal saleh," tutupnya. (*)
Mengenal Fidyah Puasa: Cara Membayar, Jumlah yang Harus Dibayar, dan Niatnya di Bulan Ramadhan |
![]() |
---|
Ini Beras Dianjurkan untuk Bayar Zakat Fitrah, Begini Pendapat Ulama soal Waktu & Tempat Pembayaran |
![]() |
---|
Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-30 Ramadhan: Allah SWT Balas dengan Kenikmatan Surgawi |
![]() |
---|
Buya Yahya Sebut Amalan Dahsyat Saat Ramadhan, Kerap Diabai, Padahal Kunci Agar Ibadah Tak Sia-sia |
![]() |
---|
Begini Penjelasan Ustadz Abdul Somad soal Hukum Zakat Fitrah Bagi yang Tidak Mampu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.