Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Barat Daya

Safaruddin dan Forkopimda Abdya Ikuti Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi Bersama Presiden

Di Abdya, panen raya padi dilaksanakan di area persawahan milik petani di Dusun Mata Ie Jaya, Desa Blang Raja, Kecamatan Babahrot

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
PANEN RAYA PADI - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin didampingi Wabup Zaman Akli dan unsur Forkompinda mengikuti Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi Bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara zoom meeting. Di Abdya sendiri, panen raya padi dilaksanakan di area persawahan milik petani di Dusun Mata Ie Jaya, Desa Blang Raja, Kecamatan Babahrot, Senin (7/4/2025). 

Laporan Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr Safaruddin SSos, MSP didampingi Wabup Zaman Akli, dan unsur Forkompinda setempat mengikuti Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi Bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara zoom meeting, yang berlangsung di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Senin (7/4/2025).

Di Abdya, panen raya padi dilaksanakan di area persawahan milik petani di Dusun Mata Ie Jaya, Desa Blang Raja, Kecamatan Babahrot.

Dalam acara itu ikut hadir, anggota DPRK Abdya, para Asisten Setdakab Abdya, para Kepala SKPK, Kepala Bulog, Penyuluh Pertanian, para keuchik, Keujruen Blang, ketua dan anggota kelompok tani dalam wilayah Kecamatan Babahrot.

Sebelum zoom meting bersama Presiden Prabowo Subianto, Bupati Safaruddin, Wabup Zaman Akli, Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto, dan Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Beni Maradona, melakukan panen padi milik petani Babahrot dengan menggunakan mesin potong jenis Combine Harvester.

Saat proses pemotongan padi, Bupati Safaruddin, mengendarai langsung Combine Harvester. Bupati tampak lihai menggunakan mesin pertanian tersebut.

Baca juga: Bupati Nagan TRK Bersama Danrem 012/TU Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi dengan Mesin Pemotong

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan mendalam kepada para petani sebagai tulang punggung bangsa.

"Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan, tidak ada negara. Tanpa pangan, tidak ada NKRI," kata Presiden di hadapan ribuan petani dan tamu undangan melalui zoom meeting.

Prabowo juga mengkritisi sikap sebagian elit yang dianggap belum cukup memahami pentingnya peran petani dalam keberlangsungan negara. 

Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan pembangunan bukan hanya intelektualitas, melainkan juga akal sehat dan kecintaan tulus kepada rakyat.

"Kita butuh orang pintar, tapi yang lebih penting adalah mereka yang punya akal sehat dan benar-benar cinta rakyat. Kadang orang terlalu pintar malah nggak jadi apa-apa," ucapnya.

Sebagai mantan prajurit, Presiden Prabowo turut mengenang pengalamannya di masa lalu, saat rakyat kecil yang hidup susah tetap mendukung tentara di medan operasi. 

Baginya, semangat patriotik rakyat, terutama petani, adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan negara.

"Hari ini saya bahagia. Ini baru awalan yang bagus. Kita harus capai lebih baik lagi," kata Presiden.

Baca juga: Bupati TRK Harapkan Gubernur Tingkatkan Status Jalan Nagan Raya - Aceh Barat Jadi Jalan Provinsi

Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk memastikan harga pangan berprotein seperti daging, telur, dan susu bisa lebih terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved