Berita Banda Aceh
Waspada Angin Kencang Capai 30 Knot Landa Aceh, Tinggi Gelombang Laut Hingga 4 Meter
BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini akan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir melanda Wilayah Aceh
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini akan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir melanda Wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan, Senin (14/4/2025).
Forecaster on Duty BMKG SIM, Nofrida Handayani Sodik, mengatakan, dalam beberapa hari kedepan hujan lebat disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah di Aceh.
Hal tersebut disebabkan, adanya belokan angin (shearline) dań konvergensi di wilayah Aceh yang berkontribusi terhadap pembentukan awan-awan hujan.
“Potensi hujan lebat ini hampir merata di seluruh wilayah di Aceh,” kata Nofrida kepada Serambi.
Baca juga: Ternyata Gara-gara Utang Rp 300 Ribu, Nyawa Santri di Pidie Jaya Melayang, Polisi Tangkap Pelaku
Bahkan di beberapa wilayah seperti Pidie, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan, Singkil, Aceh Tamiang dan beberapa tempat lainnya berpotensi rawan terjadi banjir.
Hal itu dipicu kondisi anomali suhu muka laut yang hangat di perairan Barat Aceh yang data meningkatkan potensi penguapan air.
Terlebih saat ini pola angin di wilayah perairan Aceh umumnya bergerak dari arah Timur hingga Barat dengan kecepatan berkisar antara 4-40 knots.
Hal tersebut berpengaruh dengan tinggi gelombang di wilayah Perairan Sabang-Banda Aceh, Aceh Barat Daya-Simeulue, Aceh Singkil Pulo Banyak dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.
“Sementara untuk wilayah Perairan Aceh Besar-Meulaboh dan perairan Selatan Simeulue, tinggi gelombang antara 2,5 hingga 4 meter,” ujarnya.
Baca juga: Profil Kolonel Teuku Mustafa Kamal, Putra Pidie Mulai Karier di Kopassus, Raider Khusus dan Kodam IM
Dalam kategori ini masyarakat khususnya nelayan dihimbau agar lebih waspada dan lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas melaut.
Ia mengimbau agar para nelayan berhati-hati saat pergi melaut. Terlebih ketika melihat ada awan hitam dari tengah laut.
“Saat pergi melaut kita imbau agar tetap waspada dengan tetap mengambil alat telekomunikasi,” jelasnya.
Baca juga: Akibat Angin Kencang, Pohon Tumbang ke Badan Jalan di Aceh Utara, Macet Sekitar 1 Jam
Selain itu ia juga meminta masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor terutama untuk wilayah-wilayah yang berpotensi hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
“Terus mengupdate informasi prakiraan cuaca dari BMKG yg dapat di akses di website kami bmkg.go.id maupun aplikasi mobile info BMKG,” pungkasnya.
Baca juga: Uang Rp 75.000 Sudah Tidak Berlaku Lagi? Gegara Ada Restoran Menolaknya, Bank Indonesia Buka Suara
| Satgas PRR Aceh Minta Pemda Respons Serius Peringatan Cuaca Ekstrem BMKG |
|
|---|
| Pengemudi Mengantuk, 3 Kendaraan Tabrak Beruntun di Jalan Sultan Iskandar Muda Banda Aceh |
|
|---|
| Sekda Aceh Tekankan Kewirausahaan dan Integritas, Berbicara di Wisuda Universitas Widya Mataram |
|
|---|
| Dayah Darul Quran Aceh Wisuda 74 Santri, 51 Lulusan Khatam Hafalan Al-Qur’an 30 Juz |
|
|---|
| Future Leaders Bootcamp, AMANAH Dorong Anak Muda Aceh Jadi Pemimpin Bisnis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Waspada-Angin-Kencang-Capai-30-Knot-Landa-Aceh_Tinggi-Gelombang-Hingga-4-Meter.jpg)