Berita Nasional

Aptivaa Gelar Konferensi AI dan Manajemen Risiko Iklim, Pemanfaatan AI Dalam Deteksi Risiko Kredit

Konferensi ini dalam rangka memperkuat ketahanan sistem keuangan global terhadap dinamika makroekonomi dan risiko iklim. 

Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
Aptivaa Indonesia
PRESENTASI MATERI - Country Director Aptivaa Indonesia, Mr. Arief Kusuma (kiri), mempresentasikan materi kepada seratusan peserta dalam konferensi executive roundtable di The Westin Jakarta, Rabu (15/4/2025) malam. 

Konferensi ini dalam rangka memperkuat ketahanan sistem keuangan global terhadap dinamika makroekonomi dan risiko iklim. 

SERAMBINEWS.COM Aptivaa, penyedia solusi kecerdasan buatan (AI) dan analitik terkemuka, menggelar konferensi executive roundtable. 

Konferensi ini bertajuk "Advanced Artificial Intelligence Frameworks and Holistic Risk Mitigation: Integrating Macro-Economic and Climate Risk Analytics into Dynamic Stress Testing Architectures."

Konferensi ini dalam rangka memperkuat ketahanan sistem keuangan global terhadap dinamika makroekonomi dan risiko iklim. 

Konferensi yang menghadirkan  sejumlah pakar internasional serta praktisi industri keuangan global ini berlangsung di The Westin Jakarta Rabu (16/4/2025) hingga malam. 

Country Director Aptivaa Indonesia, Mr Arief Kusuma, menyampaikan hal ini melalui siaran pers kepada Serambinews.com, Kamis (16/4/2025).

“Kegiatan ini menghadirkan para pakar dan praktisi untuk membahas inovasi terbaru dalam manajemen risiko berbasis AI, serta integrasi faktor iklim dalam arsitektur stress testing yang dinamis,” ujarnya.  

Baca juga: Detik-detik Penangkapan Adi Mahyanto Penculik Anak di Pasar Rebo, Sembunyi di Plafon, Kaki Ditembak

Arief menambahkan, dalam satu dekade terakhir, sektor keuangan global menghadapi tantangan kompleks mulai dari volatilitas makroekonomi, transisi energi, hingga dampak krisis iklim.

Di tengah tantangan ini, kemajuan AI dan analitik prediktif hadir sebagai solusi transformatif yang mampu mendukung manajemen risiko dan pengambilan keputusan yang lebih strategis.

Konferensi ini dirancang sebagai platform kolaboratif antara pelaku industri, regulator, dan akademisi untuk mengeksplorasi pendekatan holistik dalam menghadapi kompleksitas risiko masa depan.

“Integrasi AI dan analisis risiko iklim dalam model stress testing bukan lagi opsi, tetapi sebuah kebutuhan strategis,” tambah Arief.

“Konferensi ini menjadi momen krusial bagi institusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara untuk memperkuat kapabilitas resilien mereka. 

Salah satu sesi utama dibawakan oleh Mr. Vivek Gupta, Managing Director-Middle East Aptivaa, melalui dua presentasi bertema:

Baca juga: Jangan Sepelekan Urine Berbau Tak Sedap, Bau Air Kencing Bisa Jadi Pertanda Penyakit Serius

“Harnessing the Power of AI for Enhanced Risk Management in Banking” dan “Transforming Financial Operations Through Advanced Analytics”

Kedua sesi ini menyoroti pemanfaatan AI dalam mendeteksi risiko kredit, mengoptimalkan portofolio investasi, dan meningkatkan efisiensi operasional di sektor keuangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved