Berita Nasional

Aptivaa Gelar Konferensi AI dan Manajemen Risiko Iklim, Pemanfaatan AI Dalam Deteksi Risiko Kredit

Konferensi ini dalam rangka memperkuat ketahanan sistem keuangan global terhadap dinamika makroekonomi dan risiko iklim. 

Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
Aptivaa Indonesia
PRESENTASI MATERI - Country Director Aptivaa Indonesia, Mr. Arief Kusuma (kiri), mempresentasikan materi kepada seratusan peserta dalam konferensi executive roundtable di The Westin Jakarta, Rabu (15/4/2025) malam. 

Puncak acara diisi dengan diskusi panel bersama Mr Ashley Cherian (Director-Advisory) dan Mr. Nasir M. Ahmad (Managing Partner-Climate Risk) yang memaparkan panduan praktik terbaik bertajuk “Good Practice Guide to Integrated Stress Testing Macro-Economic Factors Including Climate Risk.”

Panel ini menekankan pentingnya mengintegrasikan skenario iklim – seperti transisi karbon dan bencana alam – ke dalam model stress testing, serta dampaknya terhadap kebijakan keuangan berkelanjutan.

“Risiko iklim bersifat sistemik dan multidisipliner. Model stress testing konvensional perlu disesuaikan dengan data real-time dan skenario transisi yang dinamis.

Di sinilah AI berperan sebagai penggerak utama (key enabler),” jelas Nasir Ahmad.

Baca juga: Bripka Rio Rolando Polisi yang Aniaya Mantan Pacar Ditangkap, Positif Konsumsi Narkoba Kini Dipatsus

Konferensi juga menghadirkan sesi diskusi untuk mendorong kolaborasi lintas sektor dan memperkuat pemahaman bersama mengenai pendekatan berbasis teknologi dalam menghadapi risiko keuangan dan iklim masa depan. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved