Waspada! Dokter Ingatkan Risiko Tidur Dekat HP

 “Sejauh ini, penelitian terhadap radiasi HP memang masih terbatas, terutama terkait angka kejadian kanker. Tapi, efek yang sudah pasti bisa dirasakan

Editor: Nurul Hayati
(Shutterstock/Monkey Business Images)
Ilustrasi tidur di samping ponsel/handphone, Ilustrasi mengisi daya ponsel di meja samping tempat tidur. 

 “Sejauh ini, penelitian terhadap radiasi HP memang masih terbatas, terutama terkait angka kejadian kanker. Tapi, efek yang sudah pasti bisa dirasakan adalah peningkatan suhu di bagian tubuh yang berada dekat dengan HP,” ujar dr. Rizki.

SERAMBINEWS.COM - Sebuah laporan dari International Agency for Research on Cancer (IARC) yang berada di bawah naungan WHO menyebutkan bahwa radiasi radiofrekuensi dari HP diklasifikasikan sebagai “kemungkinan karsinogenik bagi manusia” (Group 2B).

Artinya, ada kemungkinan risiko kanker, khususnya glioma, jenis tumor otak, namun bukti ilmiahnya masih terbatas.

Tak sedikit orang yang meletakkan handphone (HP) di sebelah bantal saat tidur, entah untuk mendengarkan musik, menonton video, atau sekadar membalas pesan sebelum terlelap. 

Namun, muncul kekhawatiran, apakah tidur di dekat HP berbahaya bagi kesehatan?

Radiasi elektromagnetik dan isu kesehatan Menurut dr. Rizki Azaria, MMR, penggunaan gadget seperti HP, laptop, hingga tablet sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari.

Namun, kebiasaan membawa perangkat elektronik ke tempat tidur bisa memunculkan potensi risiko kesehatan tertentu.

 “Sejauh ini, penelitian terhadap radiasi HP memang masih terbatas, terutama terkait angka kejadian kanker. Tapi, efek yang sudah pasti bisa dirasakan adalah peningkatan suhu di bagian tubuh yang berada dekat dengan HP,” ujar dr. Rizki.

Baca juga: Ini Kumpulan Cara Ucapkan Selamat Ulang Tahun secara Islami, Mengandung Doa dan Nasihat Baik

Mengutip dari US Food and Drug Administration (FDA), HP memancarkan gelombang radiofrekuensi (RF), yakni bentuk radiasi non-ionisasi yang juga digunakan oleh microwave.

Meski tidak sekuat radiasi pengion seperti sinar-X, paparan jangka panjang terhadap RF tetap menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan.

Sinar gagdet menganggu kualitas tidur 

Selain potensi risiko jangka panjang akibat radiasi, tidur dekat HP juga dapat mengganggu kualitas tidur.

Cahaya biru dari layar gadget bisa menekan produksi melatonin, hormon yang membantu kita tidur nyenyak.

 Ini bisa menyebabkan kesulitan tidur, gangguan ritme sirkadian, hingga kelelahan kronis jika terjadi terus-menerus.

Sebuah studi dari Harvard Medical School menunjukkan bahwa cahaya biru dari layar elektronik bisa menunda fase tidur dan mengurangi tidur REM (rapid eye movement), yang penting untuk proses pemulihan tubuh

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved