Kamis, 21 Mei 2026

Kesehatan

Picu Efek Samping Gagal Ginjal Hingga Kerusakan Hati, Ini Batas Konsumsi Obat Paracetamol Per Hari

Paracetamol akan mulai meredakan nyeri dan menurunkan suhu tinggi sekitar 30 menit setelah dosis diminum. Kemudian, efeknya biasanya berlangsung

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Ansari Hasyim
KOLASE SERAMBINEWS.COM/GENERATED BY AI
OBAT PARACETAMOL - Berikut efek samping mengonsumsi obat paracetamol secara berlebihan serta batas konsumsi yang aman per hari. 

Adapun sebagian lainnya akan diasetilasi menjadi konjugat asam merkapturat, yang kemudian keduanya dapat diekskresikan melalui urine.

"Pada paparan paracetamol overdosis, jumlah dan kecepatan pembentukan NAPQI melebihi kapasitas hati dan ginjal untuk mengisi ulang cadangan glutation yang diperlukan," ujar dia.

"NAPQI kemudian menyebabkan kerusakan intraseluler diikuti nekrosis (kematian sel) hati dan bisa juga menyebabkan kegagalan ginjal (walaupun lebih jarang kejadiannya)," tambahnya.

Baca juga: Kasus Gangguan Ginjal Akut, Dokter Sarankan Setop Beri Paracetamol untuk Anak Sementara Waktu

3. Autisme, ADHD, dan asma

Meskipun umumnya penggunaan paracetamol selama kehamilan dianggap aman, namun beberapa penelitian menunjukkan hasil berbeda.

Dilansir dari Kompas.com (11/9/2023), sebuah penelitian menemukan bahwa ibu hamil yang menggunakan paracetamol lebih mungkin memiliki anak yang menderita asma pada usia 3 tahun.

Maria Magnus dari Norwegian Institute of Public Health di Oslo, Norwegia mengatakan, temuan ini sangat penting bagi kesehatan masyarakat lantaran menunjukkan kemungkinan dampak buruk penggunaan paracetamol pada kehamilan.

Akan tetapi, asma bukan satu-satunya risiko yang mungkin timbul dengan penggunaan asetaminofen pada kehamilan.

Medical nutritional therapy (MNT) melaporkan, sebuah penelitian menemukan hubungan antara paparan asetaminofen selama kehamilan, autisme, dan gangguan hiperaktif defisit perhatian (ADHD).

Dari analisis terhadap lebih dari 2.600 wanita hamil, para peneliti menemukan wanita yang menggunakan paracetamol dalam 32 minggu pertama kehamilan memiliki kemungkinan 30 persen lebih besar untuk memiliki keturunan dengan gangguan perhatian pada usia 5 tahun.

Adapun ini sering terlihat pada anak-anak dengan autisme atau ADHD.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved