Breaking News

Harga Emas

Harga Emas Meledak di Banda Aceh! Tembus Rp 6,3 Juta per Mayam, Edisi 22 April 2025

Kenaikan ini cukup mencolok dibandingkan harga sebelumnya pada Senin (21/4/2025), yang  berada di angka Rp 6.150.000 per mayam belum termasuk ongkos

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com  
Emas perhiasan yang dijual di salah satu toko emas di Pasar Tradisional Blangpidie, Kabupaten Abdya. Pada Selasa (22/4/2025), harga logam mulia tembus Rp 6.300.000 per mayam di Banda Aceh 

Harga Emas Meledak di Banda Aceh! Tembus Rp 6,3 Juta per Mayam, Edisi 22 April 2025

SERAMBINEWS.COM-Harga emas di Banda Aceh meledak, pasalnya terus menunjukkan tren kenaikan yang cukup tajam.

Pada Selasa (22/4/2025), harga logam mulia tembus Rp 6.300.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan.

 Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi toko emas di Banda Aceh, @bina.nusa, yang dikenal rutin membagikan update harga emas setiap harinya.

Kenaikan ini cukup mencolok dibandingkan harga sebelumnya pada Senin (21/4/2025), yang  berada di angka Rp 6.150.000 per mayam belum termasuk ongkos pembuatan.

Artinya, terjadi lonjakan Rp 150.000 hanya dalam waktu 24 jam.

Kenaikan ini tidak berdiri sendiri. Fenomena serupa juga terjadi secara global.

Dilansir dari kantor berita Reuters (22/4/2025), harga emas dunia mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, tekanan politik di Amerika Serikat, dan pelemahan nilai dolar.

 Baca juga:  Harga Emas Terbang ke Rekor Tertinggi! Dunia Panik, Investor Lari ke Safe Haven!


Harga Emas Dunia Melesat, Tembus $3.473 per Ons

Pada hari yang sama di pasar global, harga emas spot tercatat naik 1,4 persen menjadi $3.472,49 per ons, bahkan sempat menyentuh angka rekor $3.473,03 per ons.

Emas berjangka AS juga melonjak 1,7 persen ke angka $3.482,40.

Lonjakan ini dipicu oleh kekhawatiran atas ketegangan antara Presiden AS Donald Trump dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Trump secara terbuka mengkritik kebijakan Powell yang tetap mempertahankan suku bunga, dan memperingatkan potensi perlambatan ekonomi jika tidak ada pemangkasan suku bunga segera.

Ketidakpastian ini mengguncang pasar keuangan global dan membuat investor beralih ke emas, yang dikenal sebagai aset safe haven atau aset aman di tengah gejolak pasar.

Harga emas yang terus menanjak global ini akhirnya ikut berdampak pada harga emas dalam negeri, termasuk di Banda Aceh.

 
Kenaikan harga emas global hampir selalu berpengaruh terhadap harga emas di Indonesia, termasuk emas perhiasan di tingkat ritel.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved