Minggu, 10 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Aramiko Tegas Tolak Figur Luar Pimpin Partai Golkar Aceh 

"Saya mencium gerak-gerik pihak tertentu yang juga dari ekternal Partai Golkar ingin merusak proses kaderisasi di tubuh Golkar Aceh, jangankan...

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Dok: pribadi
TOLAK PIHAK LUAR – Aramiko Aritonang menolak keras wacana pihak tertentu yang ingin menjadikan sosok luar partai memimpin Golkar Aceh, Jumat (25/4/2025).   

"Saya mencium gerak-gerik pihak tertentu yang juga dari ekternal Partai Golkar ingin merusak proses kaderisasi di tubuh Golkar Aceh, jangankan menjabat ketua, menjadi bakal calon ketua dalam Musda pun dengan tegas kami tolak,” kata Aramiko kepada Serambinews.com, Jumat (25/4/2025). 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Mantan Anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Golkar periode 2019-2024, Aramiko Aritonang menolak keras wacana pihak tertentu yang ingin menjadikan figur luar memimpin Golkar Aceh. 

Penolakan itu disampaikan Aramiko bersama sejumlah kader Golkar lainnya yang juga menolak wacana tersebut.

"Saya mencium gerak-gerik pihak tertentu yang juga dari ekternal Partai Golkar ingin merusak proses kaderisasi di tubuh Golkar Aceh, jangankan menjabat ketua, menjadi bakal calon ketua dalam Musda pun dengan tegas kami tolak,” kata Aramiko kepada Serambinews.com, Jumat (25/4/2025). 

Menurut Aramiko dalam sejarah kepemimpinan Partai Golkar Aceh, posisi ketua tidak pernah lepas dari tangan kader-kader terbaik partai berlambang beringin itu. 

"Pak Nurlif, Bang leman, Bang Sayed Fuad, dan ketua-ketua sebelumnya adalah kader-kader tulen Golkar yang memulai kiprahnya dari proses pengkaderan dari bawah,” ujarnya. 

Ketua Korda IV DPD II Partai Golkar Aceh itu, juga menyebut, munculnya calon Ketua DPD I Partai Golkar Aceh dari luar partai menunjukkan kemunduran bagi bagi partai berlambang pohon beringin itu. 

"Ada banyak kader potensial di Golkar Aceh yang layak untuk memimpin dengan segudang pengalamannya, mulai dari yang senior hingga yang muda, ada Dr Teuku Raja Keumangan (TRK) Bupati Nagan Raya, Bang Andi Sinulingga, Jamaluddin, Khalid, dan sejumlah kader tulen Golkar lainnya,” tuturnya.

Baca juga: Didorong Jadi Calon Ketua Partai Golkar Aceh, Andi HS Tak Menolak Tapi Tunggu Perintah Ketum Bahlil

Aramiko menuturkan, tidak mudah bagi sosok baru dalam waktu singkat beradaptasi dengan ideologi sebuah partai.

Apalagi dengan partai yang sudah sarat pengalaman selama puluhan tahun dan menjadi salah satu partai tertua di Indonesia.

Aramiko menekankan agar dalam penjaringan bakal calon, panitia penyelenggara Musda Partai Golkar Provinsi Aceh tahun 2025 fokus pada syarat yang telah di atur dalam Juklak DPP Partai dan tidak meluas dengan ketentuan yang bukan kewenangan di tingkat provinsi. 

Ia berharap Partai Golkar Aceh dapat menunjukkan jati dirinya sebagai partai besar, khususnya dalam hal kaderisasi kepemimpinan termasuk dalam Musda mendatang 

"Golkar dikenal sebagai rumah pengkaderan kepemimpinan di Aceh, sangat ironis jika kemudian kita menggunakan pemain impor untuk memimpin Golkar Aceh,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Om Bus Berpeluang Jadi Calon Ketua Partai Golkar Aceh, Asalkan Kantongi Satu Syarat


 
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved