SNBT 2025

14 Modus Kecurangan UTBK SNBT 2025: Temuan dan Sanksi bagi Pelaku

Meskipun kasus yang terdeteksi hanya mencakup 0,0071?ri total peserta, temuan ini tetap menjadi perhatian serius. 

Penulis: Gina Zahrina | Editor: Muhammad Hadi
Dok Unimal
PESERTA UTBK - Ilustrasi (Arsip) 2.706 Calon Mahasiswa Ikuti UTBK SNBT di Unimal - Pada tahun 2025 terdapat 14 modus kecurangan UTBK yang ditemukan, dan pelaku kecurangan yang terbukti curang akan didiskualifikasi, dan bahkan bisa dikenakan blacklist yang membuat mereka tidak bisa mengikuti ujian di jalur seleksi manapun di perguruan tinggi negeri. 

SERAMBINEWS.COM - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2025 yang dimulai pada 23 April lalu, diwarnai dengan sejumlah kecurangan yang ditemukan oleh panitia. 

Meskipun kasus yang terdeteksi hanya mencakup 0,0071 persen dari total peserta, temuan ini tetap menjadi perhatian serius. 

Eduart Wolok, Ketua Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025, mengungkapkan dalam siaran live Youtube SNPMB pada (25/4/2025) bahwa terdapat 14 modus kecurangan yang berhasil diidentifikasi selama ujian berlangsung.

Kecurangan ini tidak hanya merusak integritas ujian, tetapi juga membuka peluang bagi tindakan yang lebih tegas dari pihak penyelenggara.

Beragam Modus Kecurangan yang Terungkap

Seperti yang diberitakan oleh Serambinews.com sebelumnya, terdapat beberapa modus yang ditemukan pada UTBK SNBT 2025 yang cukup mencengangkan dan menunjukkan betapa pesertanya memanfaatkan teknologi dan trik licik untuk mencari jalan pintas. 

Berikut adalah beberapa modus kecurangan yang terdeteksi:

Baca juga: Ada yang Pakai Kamera Mikro Saat Ujian, Berikut 6 Modus Canggih Kecurangan UTBK SNBT 2025

Recording Desktop

Peserta diketahui merekam layar ujian menggunakan ponsel atau aplikasi rekam layar di komputer. Dengan cara ini, soal ujian bisa diambil dan dipelajari kemudian, baik oleh peserta sendiri maupun oleh pihak luar.

Remote Desktop

Salah satu modus yang lebih canggih adalah penggunaan remote desktop. Peserta mengerjakan ujian dengan cara mengakses komputer dari jarak jauh, memungkinkan pihak lain untuk mengerjakan soal tersebut di luar ruangan ujian.

Kamera Mikro

Panitia juga menemukan penggunaan kamera mikro yang disembunyikan di bagian tubuh, seperti di dalam behel gigi atau bahkan kuku. Kamera ini digunakan untuk mengirimkan gambar soal ujian kepada pihak luar yang bisa memberikan jawaban secara langsung.

Kamera pada Pakaian

Selain itu, ada peserta yang menggunakan kamera mikro yang disembunyikan di dalam pakaian mereka, seperti di ikat pinggang atau kancing baju. Kamera kecil ini didesain untuk tidak terdeteksi oleh metal detector yang ada di pusat ujian.

HP di Sepatu dan Badan

Modus serupa juga ditemukan pada peserta yang menempelkan handphone di tubuh atau sepatu mereka.

Meskipun ini adalah cara yang sudah pernah terungkap sebelumnya, ternyata masih digunakan oleh sebagian peserta untuk mencari jalan pintas dalam mengerjakan ujian.

Baca juga: 861.000 Peserta Bersaing untuk 259.000 Kursi PTN: Catat 8 Kesalahan Fatal Saat Tes UTBK SNBT 2025

Pilih Lokasi UTBK Jauh

Salah satu modus menarik adalah peserta yang sengaja memilih lokasi ujian yang jauh dari perguruan tinggi yang mereka tuju.

Misalnya, peserta dari Makassar memilih lokasi ujian di Kalimantan atau daerah lain yang jauh.

Meskipun tidak ilegal, pola ini dicurigai sebagai upaya untuk menghindari pengawasan lebih ketat, atau bahkan untuk melakukan kecurangan dengan bantuan orang lain.

Sanksi Diskualifikasi dan Potensi Hukuman Lebih Berat

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved