Aceh Timur
Awal Pekan, Harga Kakao Kering di Aceh Timur Kembali Turun
Rizal Wahyudi, salah satu kolektor kakao di Aceh Timur, mengungkapkan bahwa harga pembelian dari agen kini berada di kisaran Rp104.000
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nur Nihayati
Menurutnya, dalam empat bulan terakhir, pergerakan harga relatif stabil, meski tetap dinamis mengikuti perubahan pasar global.
"Perubahannya tidak terlalu drastis, baik saat naik maupun turun, sehingga masih bisa dikatakan stabil," kata Ahyar.
Ia menjelaskan, saat ini perusahaan membeli kakao dengan harga Rp111.000 hingga Rp 112.000 per kilogram, dengan syarat kadar air maksimal 9 persen, sampah tidak lebih dari 4 persen, dan standar biji atau bingkon 125 butir per 100 gram.
"Jika kakao memenuhi standar tersebut, perusahaan akan membeli sesuai harga pasar yang berlaku," tambahnya.
Ahyar menegaskan bahwa standar komposisi kakao bisa berbeda di tiap perusahaan.
Ada perusahaan yang menerima kadar air dan sampah lebih tinggi, namun tentu dengan harga yang lebih rendah.
Lebih lanjut, Ahyar menerangkan bahwa harga beli di tingkat petani cenderung lebih murah karena kakao mereka umumnya masih mengandung kadar air dan kotoran tinggi.
"Saat dikeringkan, volume dan berat kakao tersebut akan menyusut," tutupnya.(*)
| Nek Ramlah di Aceh Timur Ditemukan Meninggal Terapung di Sungai, Setelah Lima Jam Pergi dari Rumah |
|
|---|
| Dua Dekade JKA, Keuchik di Aceh Timur Desak Hentikan Subsidi Kesehatan untuk Orang Kaya |
|
|---|
| Haji Uma Soroti Dugaan Perampasan Fasilitas Umum hingga Makam Oleh Perusahaan di Aceh Timur |
|
|---|
| Jelang Lebaran Idul Fitri, 2.326 Jiwa Korban Banjir Aceh Timur Masih Tempati Tenda Pengungsian |
|
|---|
| Angka Kecelakaan di Aceh Timur Capai 426 Kejadian Sepanjang 2025, 78 orang Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jemur-kakao-29-04.jpg)