Breaking News

Berita Aceh Utara

Polres Aceh Utara Selidiki Keterlibatan Pelaku Lain dalam Kasus Rokok Ilegal

Polres Aceh Utara terus mengembangkan penyidikan kasus peredaran rokok ilegal yang berhasil diungkap dalam operasi dua bulan terakhir

Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Polres Aceh Utara
ROKOK ILEGAL - Kapolres Aceh Utara, AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., didampingi Kasat Reskrim AKP Dr Boestani, SH, MH MSM mengadakan konferensi pers di Mapolres Aceh Utara, Rabu (30/4/2025) seusai mengungkap perdagangan rokok ilegal. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON — Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Utara terus mengembangkan penyidikan kasus peredaran rokok ilegal yang berhasil diungkap dalam operasi dua bulan terakhir.

Fokus penyelidikan saat ini mengarah pada kemungkinan adanya pelaku lain yang turut terlibat dalam jaringan distribusi rokok tanpa label peringatan kesehatan tersebut.

Kasus ini mencuat setelah laporan masyarakat mengungkap adanya aktivitas mencurigakan di Desa Samakurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, pada 5 Maret 2025.

Penelusuran mengarah pada penggerebekan warung milik tersangka K (48), serta penangkapan dua pelaku lainnya, F (30) dan J (45), yang diduga mengatur distribusi dan pengiriman rokok ilegal dari wilayah Aceh Timur.

Baca juga: Kepolisian Resor Aceh Utara Berhasil Membongkar Jaringan Peredaran Rokok Ilegal

Kapolres Aceh Utara, AKBP Nanang Indra Bakti, SH, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Dr Boestani, SH, MH, MSM, menjelaskan bahwa penyidik telah memeriksa 10 orang saksi, termasuk saksi penangkap, warga sekitar, dan dua saksi ahli dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Pemeriksaan saksi masih terus dilakukan untuk memperkuat alat bukti dan menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini,” ujar AKP Boestani, Rabu (7/5/2025).

Dua saksi ahli dari BPOM menegaskan bahwa rokok yang diamankan tidak memiliki label peringatan kesehatan bergambar dan teks sebagaimana diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.

Dari operasi yang digelar di dua kecamatan berbeda, polisi menyita ratusan dus dan slop rokok ilegal berbagai merek.

Baca juga: Diajak Kerja Ke Kalimantan, Warga Pidie dan Banda Aceh Tertipu, 8 Bulan tak Menerima Gaji

Kemudian dua unit mobil pick-up sebagai sarana pengangkut, serta menemukan 155 dus rokok ilegal yang disembunyikan di sebuah gudang kosong di wilayah Julok, Aceh Timur.

Penyidik kini merampungkan pemberkasan perkara untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Aceh Utara, sambil terus mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain di balik distribusi rokok ilegal tersebut.

Penindakan ini selaras dengan visi Asta Cita Presiden RI dan program Hijrah Polres Aceh Utara untuk menciptakan wilayah yang lebih sehat.

“Penyidik masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkapkan keterlibatan pelaku lain dalam kasus tersebut. Sedangkan pemberkasan berkas terus dilakukan penyidik,” pungkas Kasat Reskrim.(*)

Baca juga: Polres Aceh Utara Periksa 10 Saksi untuk Pemberkasan Kasus Peredaran Rokok Ilegal, Pelaku 3 Orang

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved