Langsa
Pimpinan DPRK Langsa Teken Komitmen Percepatan Pelantikan Wali Kota dan Wakil
Surat pernyataan itu ditandatangani Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, Wakil Ketua I Burhansyah, Wakil Ketua II Naoma Khairil, Ketua Fraksi PAN Ngatiman
Penulis: Zubir | Editor: Eddy Fitriadi
Salah seorang pendemo, Chaidir, juga meminta pihak dewan bisa menujukan bukti bahwa proses AKD di DPRK Langsa telah berjalan, jika ada mereka akan membuarkan diri kembali ke rumah masing-masing.
Wakil Ketua DPRK Langsa Burhansyan, yang berdiri di hadapan massa menjawab, bahwa saat ini proses Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRK Langsa sedang beproses atau dibahas.
Bila AKD ini selesai hari ini, maka penjadwalan pelantikan Wali Kota dan Wali Kota Langsa terpilih sudah bisa langsung diusulkan kepada Pemerintah atau Gubernur Aceh.
"Jika AKD selesai hari ini, ya besok besok kita meminta jadwal pelantikannya kepada Pemerintah Aceh, karena jadwal yang menentukan di sana," sambung anggota DPRK Langsa, Ngatiman.
Massa Geruduk Sekretariat DPRK Langsa
Seratusan massa yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Sipil (SIPIL) Kota Langsa, Kamis (8/5/2025) siang ini menggeruduk DPRK Langsa.
Mereka datang untuk mempertanyakan pelantikan Wali Kita dan Wakil Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra M Haikal Alfisyahrin, yang hingga kini belum ada kejelasan atau kepastiannya.
Kedatangan para demonstran gabungan dari berbagai elemen dan masyarakat ini ke gedung wakil rakyat tersebut mendapat pengawalan ketat aparat keamanan Polres Langsa.
Para demonstran yang sebelumnya berkumpul di Lapangan Merdeka Langsa, sekitar pukul 10.20 WIB mulai bergerak dengan berjalan kaki ke Sekretariat DPRK Langsa di Jalan Cut Nyak Dhien Langsa.
Mereka datang dengan membawa berapa spanduk panjang berwarna putih ditulis dengan warna hitam yang berisi kata-kata "segeralah lantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, jangan tunda kehendak rakyat".
Saat ini dekonstran berkontrasi di satu titik tepat di area halaman persisnya di depan pintu masuk gedung DPRK Langsa yang dipagar betis aparat Kepolisian dan Satpam DPRK setempat.
"Kami datang menegakan konstitusi negara, ini lembaga terhormat dan orang yang ada di dalamnya tentu juga orang-orang berpendidikan, namun kemana mereka semua," teriak salah seorang pendemo, Roby.
Menurutnya, massa yang datang ini bukan membawa kepentingan kelompok manapun, tapi mereka datang membawa suara dan kepentingan rakyat Kota Langsa dan membawa pesan damai.
Masyarakat menuntut kapan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, untuk tegaknya konstitusi dan demokrasi di negara ini, jangan biarkan mereka mengambil alih gedung dewan, membuat sidang paripurna sendiri.
"Jika tidak ada 25 orang anggota dewan di sini yang telah kami pilih, maka kami sebagai rakyat akan masuk dan menguasai gedung ini, dan segera membuat sidang paripurna rakyat untuk melantik Wali Kota dan wakil Wali Kota Langsa terpilih," sebutnya lagi.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.