Rabu, 13 Mei 2026

Mayat Bayi yang Dikirim via Ojol di Medan Ternyata Hasil Inses Abang dan Adik, Begini Kronologinya

Kedua pelaku merupakan orangtua dari bayi tersebut, hasil hubungan inses di antara mereka.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/GOKLAS WISELY
TERSANGKA - Kepala Polrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan menggelar konferensi pers di Jalan Kapten Muchtar Basri, Kota Medan pada Jumat (9/5/2025). Polisi pun menghadirkan NH (21) dan R (25). Polisi menangkap sepasang kakak beradik berinisial NH dan R yang mengirimkan mayat bayi lewat layanan Gosend di Kota Medan, Sumatera Utara. 

SERAMBINEWS.COM, MEDAN -  Polisi menangkap sepasang kakak beradik berinisial NH dan R yang mengirimkan mayat bayi lewat layanan Gosend di Kota Medan, Sumatera Utara.

Kedua pelaku merupakan orangtua dari bayi tersebut, hasil hubungan inses di antara mereka.

“Benar, ada dua pelaku sudah ditangkap. Keduanya abang adik,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (9/5/2025).

Bayu menyebut, keduanya ditangkap di kawasan Medan Belawan pada Jumat pagi.

“Diduga bayi itu dilahirkan oleh NH. Nah, dugaan kuatnya bayi itu dari hasil hubungan terlarang antara NH dan R,” sebut Bayu.

Untuk memastikan hubungan darah antara pelaku dan bayi, polisi masih menunggu hasil tes DNA.

NH (21) terlihat tertunduk menahan malu saat dihadirkan sebagai tersangka di pemakaman umum Jalan Kapten Muchtar Basri, Kota Medan, pada Jumat (9/5/2025).

Dengan tangan diborgol, NH datang bersama abangnya, R (25), yang terlibat dalam pengiriman mayat bayi melalui layanan pengiriman ojek online.

Baca juga: Sejoli Pengirim Mayat Bayi Lewat Ojol di Medan Ditangkap, Ternyata Hasil Hubungan Abang dan Adiknya

Kronologi Kejadian

Kepala Polrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan menjelaskan bahwa NH melahirkan bayi tersebut pada 3 Mei 2025.

Sebagai seorang Pekerja Seks Komersial (PSK), NH melahirkan di kediamannya di daerah Sicanang, Kecamatan Medan Belawan.

"Dia melahirkan dan merawat bayi itu sendiri," ungkap Gidion.

 Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut lahir secara prematur dan mengalami kekurangan gizi.

NH kemudian membawa bayi itu ke RSU Delima di Jalan KL Yos Sudarso.

Namun, dokter menyarankan agar bayi tersebut dirujuk ke RSUD Pirngadi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved