Selasa, 26 Mei 2026

Konflik India dan Pakistan

Militer Dunia akan Pelajari Pertempuran Sengit Jet Tempur India-Pakistan 

 “Komunitas peperangan udara di Tiongkok, AS, dan sejumlah negara Eropa akan sangat tertarik untuk mencoba dan mendapatkan sebanyak mungkin kebenaran

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Tangkapan layar X/@kashmiricanibal
FOTO VIRAL- Pakistan Mengklaim Telah Menjatuhkan Jet Tempur Rafale Milik India, Ini salah satu Foto yang Viral. CNN melaporkan bahwa seorang pejabat tinggi intelijen Prancis mengonfirmasi Pakistan menembak jatuh satu jet tempur Rafale milik India. Hal ini menandai apa yang akan menjadi kekalahan tempur pertama pesawat buatan Prancis tersebut. Ketegangan antara India dan Pakistan meningkat tajam menyusul serangan mematikan pada 22 April 2025 di Pahalgam, yang terletak di wilayah Kashmir yang dikelola India. Serangan ini mengakibatkan tewasnya 26 warga sipil. 

Militer Dunia akan Pelajari Pertempuran Sengit Jet Tempur India-Pakistan 

SERAMBINEWS.COM-Pertempuran udara yang terjadi antara Pakistan dan India pada hari Rabu (7/3/2025) mencuri perhatian dunia militer internasional.

Pertarungan sengit antara jet tempur Pakistan buatan China dan jet tempur Rafale India buatan Prancis akan diawasi ketat oleh militer untuk mencari wawasan yang dapat menawarkan keunggulan dalam konflik di masa mendatang.

 Dilansir dari kantor berita Reuters (9/5/2025), untuk pertama kalinya, jet tempur buatan China dilaporkan berhasil menembak jatuh sedikitnya dua pesawat militer India, menurut dua pejabat Amerika Serikat.

 Insiden ini menjadi titik penting yang membuka peluang bagi negara-negara besar, termasuk Amerika Serikat, China, dan Eropa, untuk menganalisis kemampuan teknologi militer mereka di medan perang sesungguhnya.

Menurut laporan, jet tempur J-10 buatan China milik Angkatan Udara Pakistan dipercaya telah digunakan dalam insiden ini.

 Jet tersebut diduga meluncurkan rudal udara-ke-udara canggih PL-15 milik Tiongkok, sebuah senjata yang kini menjadi fokus perhatian global.

 Jet India yang terlibat dalam insiden itu adalah Rafale, pesawat tempur buatan Prancis yang dikenal dengan teknologi modern dan penggunaan rudal Meteor yang sangat canggih.

Bentrokan ini menjadi momen langka yang memungkinkan militer dari seluruh dunia untuk mengamati langsung bagaimana senjata dan teknologi canggih berfungsi dalam situasi tempur nyata.

 “Komunitas peperangan udara di Tiongkok, AS, dan sejumlah negara Eropa akan sangat tertarik untuk mencoba dan mendapatkan sebanyak mungkin kebenaran di lapangan tentang taktik, teknik, prosedur, peralatan apa yang digunakan, apa yang berhasil dan apa yang tidak,” kata Douglas Barrie, peneliti senior bidang kedirgantaraan militer di Institut Internasional untuk Studi Strategis.

Barrie menambahkan, “Anda bisa dibilang memiliki senjata paling canggih milik Tiongkok untuk melawan senjata paling canggih milik Barat, jika memang senjata itu digunakan; kita belum tahu pasti.”

Ia juga percaya bahwa negara seperti Prancis dan Amerika kemungkinan besar akan berusaha mendapatkan informasi langsung dari India terkait hasil pertempuran tersebut.

Rudal PL-15 buatan China memang sudah lama menjadi perhatian militer Barat.

 Rudal ini diduga memiliki jangkauan yang jauh, bahkan disebut-sebut melampaui jangkauan rudal Meteor buatan Eropa.

 Meski begitu, belum ada informasi resmi tentang apakah rudal Meteor benar-benar digunakan oleh India dalam insiden ini.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved