Selasa, 19 Mei 2026

Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo dan dr Tifa Diperiksa Secara Khusus Terkait Ijazah Jokowi, Said Didu Minta Dukungan

Pemeriksaan Roy Suryo dan dr Tifa berkaitan dengan kasus dugaan penyebaran informasi tidak benar alias hoaks mengenai ijazah Jokowi.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Dua terlapor dugaan hoaks, Roy Suryo dan dr Tifa, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada Kamis (15/5/2025). 

Isu ini telah berkembang menjadi kontroversi nasional yang memunculkan berbagai opini, baik yang mendukung maupun membantah tuduhan tersebut.

Universitas Gadjah Mada (UGM) — almamater Jokowi — telah menyatakan bahwa dokumen akademik milik Jokowi adalah asli. 

Namun, isu ini terus menjadi bahan perdebatan di tengah masyarakat.

Pemeriksaan terhadap Roy Suryo dan dr Tifa oleh Polda Metro Jaya menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap penyebaran informasi yang berpotensi menyesatkan publik.

Jokowi diketahui turun langsung melaporkan lima orang atas tudingan ijazah palsu.

Kelima orang yang dilaporkan yakni berinisial RS, RS, ES, T, dan K.

Kasus ini ditangani Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan masih dalam tahap penyelidikan.

Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan kliennya membuat laporan tudingan ijazah palsu langsung ke Polda Metro Jaya karena delik aduan.

Menurutnya, Jokowi sebagai pihak yang dirugikan harus melaporkan sendiri atas pencemaran nama baik terhadap dirinya.

"Bukan hanya merusak nama baik keluarga, tudingan itu merusak nama baik negara," ungkap Yakup kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Tudingan ijazah palsu, lanjut dia, amatlah kejam terlebih Jokowi merupakan pemimpin negara dua periode.  

"Bayangkan kalau seorang presiden yang dipilih langsung oleh rakyat sudah menjabat selama 10 tahun, dituduh seakan-akan memiliki ijazah palsu," ucap dia.

 

Benarkah Ada Skenario Besar di Kasus Ijazah Jokowi?

Kasus ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi sorotan dan diperbincangkan oleh publik, meski sedang diproses secara hukum.

Koordinator Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin, mengungkapkan adanya dugaan skenario besar di balik penanganan perkara ini oleh Bareskrim Polri.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved