Kamis, 14 Mei 2026

Berita Banda Aceh

44 Kasus HIV Baru di Banda Aceh Sepanjang 2025, Mayoritas Pasien Laki-laki

Dimana kata Supriadi, dari jumlah kasus baru yang ditemukan, rata-rata mereka yang terdeteksi terjangkit

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nur Nihayati
IST
ILUSTRASI HIV/AIDS - Ilustrasi HIV/AIDS dan penjelasan jumlah angka tersebut di kota Banda Aceh. 

Dimana kata Supriadi, dari jumlah kasus baru yang ditemukan, rata-rata mereka yang terdeteksi terjangkit

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejak periode Januari hingga April 2025, ditemukan sebanyak 44 kasus human immunodeficiency virus (HIV) baru di Banda Aceh.

Dari total jumlah tersebut, satu diantaranya merupakan kasus AIDS.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, dr Lukman melalui Kabid P2P Dinkes Banda Aceh, Supriadi, mengatakan, perilaku penyimpangan seksual hingga lelaki seks lelaki (Homo) menjadi faktor pemicu menularnya virus tersebut.

Dimana hampir 91 persen laki-laki positif HIV dari total jumlah kasus tersebut.

Dimana kata Supriadi, dari jumlah kasus baru yang ditemukan, rata-rata mereka yang terdeteksi terjangkit virus HIV tersebut masih dalam usia produktif.

Pasalnya, rata-rata itu kelompok usia 20-29 tahun ada 22 kasus yang ditemukan, usia 30-39 sebanyak 10 kasus, sisanya kelompok usia lainnya.

“Jadi 91 persen itu laki-laki terkena HIV dan 9 persennya perempuan,” kata Supriadi saat dihubungi Serambi, Jumat (16/5/2025).

Dikatakan Supriadi, pihaknya menerima laporan penemuan kasus HIV tersebut hampir setiap bulan.

Dimana pada tahun 2024, terdapat 149 kasus HIV di Banda Aceh. Dan kebanyakan mereka yang terkena HIV tersebut kelompok usia hingga remaja.

Sehingga pihaknya saat ini terus melakukan pelayanan di Puskesmas untuk menyediakan layanan konseling.

Dimana layanan tersebut digunakan ketika ada masyarakat ingin mengecek status HIV-nya, dapat langsung mendatangi Puskesmas terdekat.

Karenanya ia meminta masyarakat untuk mengetahui bahwa virus HIV tersebut dapat terjangkit dari virus yang dapat menurunkan imun tubuh.

Sehingga, ketika imunnya berkurang, mereka yang positif HIV ini dapat dengan mudah terserang penyakit.

Rata-rata penyakit yang sering diderita pasien positif HIV itu bermula dari sariawan, diare, dan paling parah komplikasi segala macam penyakit.

“Penularannya ini terjadi karena ada pertukaran darah dan cairan kelamin.

Yang paling besar penularannya adalah akibat transmisi seksual dari homoseksual,” pungkasnya.(*)
 
 
 
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved