Minggu, 17 Mei 2026

Berita Banda Aceh

132 Kopdes Siap Beroperasi di Aceh, Target Tahun Ini 1.352 Unit

Sebanyak 132 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Aceh telah selesai dibangun dan siap beroperasi.

Tayang:
Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI INDONESIA EDISI AHAD 20260517 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan operasional 1.061 KDMP secara nasional di Nganjuk, Jawa Timur
  • Sebanyak 132 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Aceh telah selesai dibangun dan siap beroperasi
  • Untuk wilayah Aceh, peluncuran dipusatkan di KDMP Desa Layeun, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar
  • Presiden Prabowo Subianto program Koperasi Desa Merah Putih (KDM)) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi memutar uang hingga Rp10,8 miliar per tahun di setiap desa

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 132 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Aceh telah selesai dibangun dan siap beroperasi. Hal itu disampaikan Pangdam Kodam Iskandar Muda, Joko Hadi Susilo, usai mengikuti peluncuran nasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) secara daring oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).

Untuk wilayah Aceh, peluncuran dipusatkan di KDMP Desa Layeun, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar. “Koperasi yang sudah selesai dan siap beroperasi sebanyak 132 unit,” kata Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.

Ia menyebutkan, target pembangunan KDMP di Aceh hingga akhir Juli 2026 mencapai 1.352 unit. Saat ini, pembangunan koperasi desa tersebut terus berlangsung di berbagai daerah.

Pangdam berharap seluruh pembangunan KDMP dapat selesai sesuai target sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. “Kita harapkan yang sudah siap pembangunan gedung dalam bulan ini dapat menjalankan operasinya,” ujarnya.

Menurutnya, gedung KDMP nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas dan unit usaha, mulai dari gerai sembako, toko obat, penjualan pupuk, hingga unit simpan pinjam. Selain itu, koperasi juga akan menjadi pusat pemasaran potensi unggulan desa, baik sektor pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, maupun usaha masyarakat lainnya.

Peluncuran KDMP di Aceh turut dihadiri Gubernur Aceh yang diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Aceh Reza Ferdian, Kapolda Aceh yang diwakili Dirpamobvit, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, serta Bupati Aceh Besar Muharram Idris.

Kegiatan juga diramaikan dengan stand bazar, UMKM lokal, serta layanan kesehatan gratis bagi masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan umum, cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. 

Usai mengikuti peluncuran secara daring, Pangdam IM bersama unsur Forkopimda Aceh, Banda Aceh, dan Aceh Besar menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat sekitar. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stand bazar dan UMKM untuk melihat langsung berbagai produk unggulan masyarakat desa.

Tonggak Bersejarah

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan operasional 1.061 KDMP secara nasional di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), menilai peristiwa ini sebagai tonggak bersejarah. “Saudara-saudara sekalian, memang saya memandang persoalan ini, peristiwa ini, hari ini adalah hari yang penting. Ini adalah tonggak bersejarah,” kata Prabowo dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Prabowo, keberadaan Kopdes Merah Putih akan membuat perekonomian desa menjadi lebih mandiri. Setiap unit koperasi nantinya menyerap hasil produksi desa sekaligus menjadi distributor produk desa maupun barang bersubsidi untuk masyarakat setempat.

“Secara fisik gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada, ada truk, ada pickup, ada kendaraan tiga roda,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan peresmian koperasi tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya menghadirkan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa.

“Bapak Presiden tidak meresmikan gedung, tidak meresmikan jalan atau jembatan. Yang Bapak Presiden resmikan hari ini adalah instrumen keadilan. Keadilan ekonomi, keadilan bagi desa Indonesia,” kata Zulkifli Hasan.

Ia menyebutkan, jumlah bangunan fisik Kopdes Merah Putih yang telah selesai hingga saat ini mencapai 9.294 unit dan terus bertambah setiap hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved