Jumat, 10 April 2026

Berita Banda Aceh

Selama Operasi Pekat Seulawah 2025, Polda Aceh Ciduk 62 Preman

Adapun kasus premanisme yang telah ditindak tersebut meliputi pungutan liar, parkir liar, balap liar, tawuran, pemerasan, hingga pengancaman.

Editor: mufti
DOK HUMAS POLDA ACEH
LAPORKAN PREMANISME – Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, meminta masyarakat untuk tidak takut dan ragu untuk melaporkan apabila melihat atau mengalami tindak premanisme 

"Operasi ini mencerminkan kerja keras seluruh personel yang turun langsung untuk memberantas penyakit masyarakat, khususnya premanisme yang kerap meresahkan," Kombes Pol Joko Krisdiyanto, Kabid Humas Polda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Polda Aceh bersama polres jajaran telah melaksanakan Operasi Pekat Seulawah 2025 yang berlangsung sejak 1-14 Mei 2025. Dalam operasi ini, sebanyak 62 orang dalam 33 kasus premanisme berhasil diamankan.

Adapun kasus premanisme yang telah ditindak tersebut meliputi pungutan liar, parkir liar, balap liar, tawuran, pemerasan, hingga pengancaman.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa Operasi Pekat Seulawah 2025 merupakan wujud nyata komitmen Polda Aceh dan jajaran dalam menciptakan lingkungan yang aman, sejuk, dan nyaman bagi masyarakat.

"Operasi ini mencerminkan kerja keras seluruh personel yang turun langsung untuk memberantas penyakit masyarakat, khususnya premanisme yang kerap meresahkan," kata Joko, Kamis (15/5/2025). 

Joko menjelaskan, selain penindakan, operasi ini juga mencatat sudah melaksanakan 2.222 kegiatan preemtif dan 1.655 kegiatan preventif. Seluruh kegiatan tersebut bertujuan memberikan perlindungan serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Bumi Serambi Mekah. "Kami akan terus konsisten melakukan penegakan hukum secara tegas, terukur, dan humanis," ujar Joko.

Abituren Akabri 1994 itu juga menambahkan bahwa langkah penindakan akan dibarengi dengan upaya pembinaan dan solusi terhadap persoalan sosial yang menjadi akar premanisme.

"Pembinaan serta solusi terkait lapangan pekerjaan dan persoalan sosial budaya preman terus dibicarakan bersama pihak terkait, agar aksi-aksi yang meresahkan ini dapat diminimalkan, bahkan dihilangkan," tambahnya.

Di samping itu, tambah Joko, Kapolda Aceh juga telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk terus melakukan penindakan dan penertiban secara berkelanjutan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah Aceh. (ra)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved