Selasa, 5 Mei 2026

Kesehatan

Besar Kemungkinan Bisa Hamil Anak Perempuan, Begini Tips dari dr Boyke, Banyakin Makan Sayur?

Memiliki anak dengan jenis kelamin tertentu masih menjadi harapan banyak pasangan suami istri.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Pixabay/
Seksolog dr Boyke membeberkan cara agar dapat keturunan anak perempuan. 

Berbicara usaha untuk mendapatkan anak perempuan, dr Boyke mengatakan bahwa perlu adanya sejumlah upaya yang harus dilakukan oleh kedua pihak, baik suami dan istri.

1. Suami Konsumsi Sayur

Menurut dr Boyke, untuk bisa mendapatkan anak perempuan, sang suami harus rutin mengonsumsi sayur-sayuran selama tiga bulan penuh.

"Suaminya mesti jadi kambing, artinya selama tiga bulan makannya sayur-sayuran," kata dr Boyke.

Baca juga: Setelah Melahirkan, Kok Kehilangan Gairah? Jangan Khawatir, Ini Penjelasan Medisnya dari dr Boyke 

Sementara sang istri, harus mengonsumsi daging selama tiga bulan penuh. Tak hanya daging, istri juga rutin mengonsumsi ikan dan telur.

"Perempuannya makan daging-dagingan selama tiga bulan, ikan daging telur, semua makan," lanjutnya.

Pola makan ini akan memperbanyak sperma X yang dihasilkan pada pria, yang dimana sperma X akan menentukan seseorang memiliki janin berjenis kelamin perempuan.

2. Bilas Pakai Air Cuka

Sperma X adalah hal utama yang menyebabkan seseorang memiliki janin berjenis kelamin perempuan, sehingga jika sperma X suami semakin banyak maka semakin besar pula untuk memiliki anak berjenis kelamin perempuan.

Perlu diketahui bahwa sperma X sangat senang bergerak dalam suasana atau pH yang asam.

"Karena suka bergerak disuasana yang asam, cobalah untuk ambil satu sendok teh cuka dapur yang dicampur dengan 100 cc air. Lalu di dibasuhkan pada area kewanitaan,” tutur dr. Boyke.

Baca juga: Cuma Gegara Sosis & Ayam Cepat Saji Bikin Kamu Sulit Punya Anak! Ini Kata dr Boyke Soal Kesuburan

Upaya tersebut dilakukan agar suasana Miss V menjadi lebih asam, sehingga nantinya sperma laki-laki akan mati, dan sperma X atau perempuan akan naik dan membuahi sel telur.

"Suasana vagina akan asam sehingga sperma yang laki-laki akan mati, sperma X atau perempuan yang akan naik dan membuahi jadilah anak perempuan," sambungnya.

3. Tentukan Jadwal Hubungan Intim

Terakhir, dr Boyke juga menyarankan untuk jangan melakukan hubungan intim saat masa ovulasi.

Sebaiknya, lakukanlah hubungan intim dengan pasangan pada dua hari sebelum masa ovulasi.

"Lakukan hubungan seks jangan di masa saat ovulasi tapi dua hari sebelum ovulasi. Jadi ketika dia hubungan seks, sperma yang laki laki kan cepat-cepat eh ga ketemu telur, tapi sperma yang perempuan dia bisa menemukan telur dan jadilah anak perempuan," pungkasnya.

(Serambinews.com/Firdha Ustin)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved