Senin, 11 Mei 2026

Dikira Kena Kayu, Handriadi Ternyata Tertembak Peluru Nyasar, Proyektil Bersarang di Paru-Paru

Saat ini, Handriadi masih menunggu proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya dikeluarkan.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Dok Polsek Kalukku
PELURU NYASAR - Nasib Handriadi (41) korban tembakan peluru nyasar senapan angin di Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (11/5/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Seorang petani bernama Handriadi (41), mengalami insiden tragis ketika terkena peluru nyasar.

Handriadi terkena peluru nyasar diduga dari senapan angin saat mencari kemiri di kebunnya di Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 09.00 Wita.

Handriadi awalnya tidak menyadari bahwa dirinya terkena peluru nyasar.

Korban sempat mengira dirinya terkena kayu dari lemparan seseorang.

Saat ini, Handriadi masih menunggu proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya dikeluarkan.

Kronologi Kejadian

Kejadian berawal saat Handriadi meninggalkan rumah untuk berangkat ke kebunya mencari buah kemiri ke kebun pada pukul 07.00 Wita, .

Di sela-sela aktivitasnya di kebun, pada pukul 09.00 Wita pagi tiba-tiba ia merasakan sakit pada bagian tubuhnya.

Handriadi mengira ia terkena lemparan kayu, karena merasa sakit dia pun langsung beristrahat.

Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur, mengungkapkan bahwa Handriadi awalnya tidak menyadari bahwa dirinya terkena peluru nyasar.

"Korban sempat mengira dirinya terkena kayu dari lemparan seseorang, sehingga dia memilih untuk beristirahat," kata Makmur 

Namun, setelah satu jam, rasa sakit yang dirasakan Handriadi tidak kunjung reda.

Akhirnya, dia mencari bantuan dari warga sekitar.

"Rasa sakitnya tidak hilang, dia (korban) langsung mencari pertolongan," kata Kapolsek Kalukku Iptu Makmur kepada wartawan,  Rabu (28/5/2025).

Baca juga: Pria di Palembang Terkena Peluru Nyasar di Kaki saat Pindahkan Gas Elpiji, Begini Nasibnya

Sekitar pukul 11.00 Wita, Handriadi dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved