Perang Gaza

Keji dan Barbar, Israel Bantai 10 Warga Gaza yang Kelaparan saat Mencari Makanan

Dalam sebuah pernyataan, Kantor Media Pemerintah mengatakan pasukan Israel “menembakkan langsung ke warga sipil Palestina yang kelaparan yang berkumpu

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Anadolu Agency
Warga Palestina yang terluka dan terbunuh dalam serangan Israel dibawa ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza pada 19 Mei 2025. 

Perwakilan alternatif AS di PBB, John Kelley, mengatakan bahwa PBB harus bekerja dengan GHF dan Israel untuk mencapai kesepakatan tentang cara mengoperasikan sistem ini dengan cara yang menguntungkan semua pihak.

Ia menegaskan bahwa GHF adalah lembaga yang “independen” dan dibentuk untuk memberikan mekanisme yang aman untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Serangan Israel yang tak henti-hentinya

Saat perdebatan mengenai akses bantuan berkecamuk, serangan brutal Israel terus berlanjut di Gaza, dan pengamat hak asasi manusia memperingatkan situasi kemanusiaan yang semakin memburuk.

Setidaknya 63 orang tewas dalam serangan Israel sejak dini hari Rabu, menurut sumber medis yang berbicara kepada Al Jazeera Arabic, sehingga jumlah korban tewas sejak 7 Oktober 2023 menjadi sedikitnya 54.084 warga Palestina, dengan lebih dari 123.308 orang terluka.

Kementerian tersebut menambahkan bahwa hanya 17 rumah sakit di Gaza yang masih berfungsi sebagian, dengan kekurangan obat-obatan esensial dan pasokan oksigen.

Secara terpisah, Palang Merah melaporkan bahwa rumah sakit lapangannya di daerah al-Mawasi, Gaza selatan, diserang Israel pada Rabu pagi, menyebabkan kepanikan dan cedera di antara pasien di sana.

Dalam surat terbuka, Bantuan Medis untuk Palestina (MAP), Oxfam dan kelompok nirlaba lainnya menyerukan investigasi penuh, independen, dan internasional terhadap serangan terhadap layanan kesehatan di Gaza sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved