Harga Emas
Turun Lagi! Harga Emas per Mayam di Banda Aceh Dijual Segini Edisi 29 Mei 2025
Artinya, terjadi penurunan Rp 30.000 hanya dalam kurun waktu 24 jam dibandingkan harga sehari sebelumnya, Rabu (28/5/2025) yang berada di angka Rp 5.
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Dilansir dari kantor berita Reuters (29/5/2025), pada pukul 02.42 GMT, harga emas di pasar spot turun 0,7 persen menjadi $3.268 per ons.
Setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 20 Mei.
Baca juga: Trump Murka! Sebut Putin Benar-benar Gila dan Kritik Keras Zelenskiy
Sementara itu, harga emas berjangka AS turun tipis 0,1 persen menjadi $3.265 per ons.
Pengadilan perdagangan AS pada hari Rabu memutuskan bahwa Presiden Trump melampaui kewenangannya ketika ia memberlakukan tarif universal terhadap negara-negara yang memiliki surplus perdagangan dengan Amerika Serikat.
Tarif ini, yang oleh Trump disebut sebagai "tarif timbal balik", sebelumnya memicu kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global.
Akibat keputusan ini, nilai dolar AS menguat.
Dolar yang lebih kuat membuat emas yang dihargai dalam mata uang dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri, sehingga permintaan pun menurun.
“Ini jelas merupakan pendorong berita yang paling penting. Jika melihat secara umum, dolar menguat karenanya dan jelas membantu menekan emas lebih rendah,” kata Nicholas Frappell, Kepala Pasar Institusional Global di ABC Refinery.
Baca juga: Ini Dia Asal Mula Tung Tung Tung Sahur, Ballerina Cappucina dan Mahluk Anomali Lainnya yang Viral
Sementara itu, Gedung Putih menanggapi keputusan pengadilan dengan mengajukan pemberitahuan banding.
Pemerintahan Trump bahkan mengisyaratkan bahwa kasus ini bisa dibawa ke Mahkamah Agung, jika perlu.
Meski saat ini emas berada di bawah tekanan, para analis masih melihat prospek jangka panjang yang positif. Menurut Frappell, ada kemungkinan dolar akan melemah ke depannya, dan tekanan inflasi tetap ada.
“Pasar emas masih bullish karena prospek jangka panjang menunjukkan dolar yang lebih lemah dan kemungkinan masih akan ada beberapa tekanan inflasi dalam waktu dekat,” ujarnya.
Pasar kini menantikan data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat yang dijadwalkan akan dirilis hari ini.
Selain itu, investor juga mencermati data inti Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), yang merupakan indikator inflasi favorit Federal Reserve.
Baca juga: 367 Rudal dan Drone Menghujani Ukraina! Zelenskiy Teriak, Trump Ledakkan Emosi pada Putin!
Risalah pertemuan bank sentral AS (Federal Reserve) pada 6–7 Mei lalu menunjukkan kekhawatiran di kalangan pejabat tentang kemungkinan munculnya inflasi yang tinggi bersamaan dengan meningkatnya pengangguran.
| Harga Emas Antam Hari Ini 9 Mei 2026 Masih Bertahan, Segini Harga per Gramnya |
|
|---|
| Update Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini 8 Mei 2026, Naik atau Turun per Mayam? |
|
|---|
| Harga Emas di Wilayah Aceh Hari Ini 7 Mei 2026 Beragam, Banda Aceh Menguat Dekati Rp 8 Juta |
|
|---|
| Harga Emas di Banda Aceh Melonjak! Naik Rp 110 Ribu Jadi Segini per Mayam, Edisi 6 Mei 2026 |
|
|---|
| Update Harga Emas di Wilayah Aceh: Banda Aceh Turun ke Rp 7,76 Juta, Daerah Lain Ikut Lesu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Harga-emas-09ikl.jpg)