Konflik Rusia dan Ukraina
367 Rudal dan Drone Menghujani Ukraina! Zelenskiy Teriak, Trump Ledakkan Emosi pada Putin!
"Ini adalah serangan gabungan yang sangat brutal, ditujukan langsung kepada warga sipil. Tujuan mereka jelas: menyebarkan ketakutan dan kematian," tul
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
367 Rudal dan Drone Menghujani Ukraina! Zelenskiy Teriak, Trump Ledakkan Emosi pada Putin!
SERAMBINEWS.COM- Rusia melancarkan serangan udara terbesar sejak perang dengan Ukraina dimulai.
Dengan menembakkan total 367 senjata, termasuk 298 pesawat tak berawak (drone) dan 69 rudal ke sejumlah kota di Ukraina pada Minggu malam (25/5/2025).
Dilansir dari kantor berita Reuters (26/5/2025), serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 12 orang tewas dan lebih dari 60 orang luka-luka, menurut Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ihor Klymenko.
Di antara korban tewas terdapat tiga anak-anak dari wilayah Zhytomyr di Ukraina utara.
Serangan ini menyasar berbagai wilayah, termasuk ibu kota Kyiv, Kharkiv di timur laut, Mykolaiv di selatan, serta Ternopil dan Khmelnytskyi di wilayah barat.
Baca juga: Trump Mengamuk! Ancam Tarif 50 Persen untuk Uni Eropa & 25 Persen untuk iPhone Impor!
Meski Kyiv tidak melaporkan korban jiwa, 11 orang terluka akibat serangan drone di kota itu.
"Ini adalah serangan gabungan yang sangat brutal, ditujukan langsung kepada warga sipil. Tujuan mereka jelas: menyebarkan ketakutan dan kematian," tulis Klymenko di Telegram.
Menurut angkatan udara Ukraina, dari 367 senjata yang ditembakkan, mereka berhasil menjatuhkan 266 drone dan 45 rudal.
Namun, kerusakan tetap meluas. Di Mykolaiv, seorang pria berusia 77 tahun tewas dan lima orang lainnya terluka.
Di Khmelnytskyi, empat orang meninggal dan lima luka-luka setelah ledakan menghantam permukiman warga.
Baca juga: Donald Trump Perintahkan Tutup Pintu Harvard untuk Mahasiswa Internasional, Apa Dampak bagi Kampus?
Reaksi Dunia: Zelenskiy Serukan Tindakan, Trump Tanggapi
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyerukan kepada negara-negara dunia, terutama Amerika Serikat, agar tidak diam terhadap serangan brutal ini.
Ia menyinggung sikap AS yang menurutnya semakin lunak terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin sejak Donald Trump menjabat kembali sebagai Presiden AS.
“Diamnya Amerika, dan diamnya pihak lain di dunia, hanya akan menyemangati Putin,” tulis Zelenskiy di Telegram.
“Setiap serangan teroris Rusia adalah alasan yang cukup untuk memberikan sanksi baru terhadap Rusia.”
| Perang Rusia vs Ukraina Semakin Meluas, Kini Berkecamuk di Darat dan Laut Front Timur |
|
|---|
| Rusia Lancarkan Serangan Udara Besar-besaran ke Ukraina, Polandia Siaga Jet Tempur |
|
|---|
| Trump Ubah Haluan! Dukung Ukraina Rebut Krimea dan 20 Persen Wilayah yang Dikuasai Rusia |
|
|---|
| 3 Tahun Perang, Presiden Rusia & Ukraina Akhirnya Siap Bertemu 2 Pekan Lagi |
|
|---|
| Janji Damai Omong Kosong? Putin Sebut Ingin Damai, Tapi Malam Itu Juga Ukraina Dibombardir 270 Drone |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bangunan-di-Kyiv-terbakar-hebat-usai-serangan-rudal-Rusia.jpg)