Korban Tewas Longsor Galian C Gunung Kuda Cirebon Bertambah Jadi 13 Orang, Berikut Daftarnya
Jumlah korban meninggal dunia karena musibah longsor galian C Gunung Kuda di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terus bertambah.
Dalam pernyataannya, ia menyoroti aspek keselamatan kerja yang selama ini diabaikan di lokasi tambang tersebut.
“Sebelum menjabat sebagai gubernur, saya pernah mengunjungi tambang galian C Gunung Kuda.
Saat itu saya melihat langsung bahwa aktivitas penambangan di sana sangat berbahaya dan tidak memenuhi standar keselamatan kerja,” ujar Dedi dalam video yang diunggah di media sosial dan dikonfirmasi ulang Kompas.com, Jumat (30/5/2025).
Meski menyadari potensi bahayanya, Dedi mengaku tak bisa mengambil tindakan tegas sebelumnya karena tambang tersebut telah mengantongi izin operasi hingga Oktober 2025, dan saat itu ia belum memiliki kewenangan sebagai gubernur.
Kini, setelah tragedi menewaskan dua warga Jawa Barat yang tengah bekerja mencari nafkah untuk keluarganya, Gubernur Dedi mengambil langkah cepat dan tegas.
“Saya telah memerintahkan Kepala Dinas ESDM Jabar beserta jajaran yang saat ini berada di lokasi untuk menutup tambang tersebut secara permanen,” tegasnya.
Dedi juga menekankan pentingnya menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran kolektif, baik bagi pengusaha tambang maupun pemerintah.
"Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran penting bahwa pengusaha harus memperhatikan keselamatan kerja dan memperhatikan aspek lingkungan," ujar Dedi.
Gubernur Dedi turut mendoakan para korban dan menyampaikan empati kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga keluarga diberi ketabahan, yang meninggal diterima iman Islamnya, diampuni dosanya, dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” pungkasnya.
Proses evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan.
Pihak berwenang juga tengah menyelidiki penyebab pasti longsor dan kemungkinan kelalaian pengelola tambang.
Baca juga: Mapesa Gelar Khanduri Jeurat di Pidie, Tradisi di Aceh yang Hampir Punah
Baca juga: Perlu Akses Pendidikan, Rektor USK Dukung Wacana Komisi Beasiswa di Aceh Besar
Baca juga: Israel Hancurkan Pesawat Haji Yaman, Berdalih Targetkan Houthi, 78 Jemaah Haji Gagal Berangkat
Artikel ini telah tayang di TribunCirebon.com
| Bupati Bireuen Tegaskan Bantuan Korban Banjir Harus Utuh tanpa Pemotongan |
|
|---|
| 3 Motif Pembunuhan Mertua di Mojokerto: Cemburu, Jeratan Utang Rentenir, hingga Merasa Direndahkan |
|
|---|
| Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Dekat Kawah Gunung Dukono, Tertimbun Abu dan Batu Besar |
|
|---|
| Fakta Menantu Bunuh Mertua dan Aniaya Istri di Mojokerto, Berawal dari Paket COD, Terungkap Motifnya |
|
|---|
| Anak 11 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan, Buruh Harian di Aceh Barat Diamankan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Longsor-terjadi-di-Tambang-Galian-C-Gunung-Kuda-Desa-CipanasCirebon.jpg)