Berita Internasional
Bukan Cuma Sensor, Ponsel Korea Utara Ubah dan Screenshoot Kata Oppa dan Korea Selatan
Folder itu diduga dapat diakses oleh pihak berwenang di Korea Utara. Hal ini menunjukkan adanya kontrol ketat terhadap aktivitas digital warga.
Penulis: Gina Zahrina | Editor: Muhammad Hadi
“ Saya merasa sangat tercekik, dan tiba- tiba saya merasa ingin pergi,” kata Kang kepada BBC.
Pada setiap malam, sejumlah siaran radio menggunakan gelombang pendek dan menengah untuk menembus perbatasan informasi.
Selain itu, ribuan USB dan kartu memori berisi lagu, drama, dan konten hiburan lainnya diselundupkan ke Korea Utara secara diam-diam.
Baca juga: Korea Utara Akui Kirim Pasukan ke Rusia, Ukraina Desak Sanksi Lebih Keras
Bagi pembelot seperti Kang, upaya ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada warga Korea Utara tentang kondisi kehidupan di luar negeri, khususnya di Korea Selatan.
Pemerintah Korea Utara menyebut penyebaran informasi seperti ini sebagai tindakan subversif dan meresponsnya dengan memperketat pengawasan, baik melalui teknologi maupun peraturan sosial.
Temuan ini menunjukkan bagaimana teknologi digunakan di Korea Utara tidak hanya untuk komunikasi, tetapi juga sebagai alat pengawasan yang terstruktur.
(Serambinews.com/Gina Zahrina)
| Ini Deretan Negara Terdampak Blokade Selat Hormuz, Ada Italia, Inggris, Jerman hingga Indonesia |
|
|---|
| AS Pertimbangkan Operasi Militer ke Kuba, Ketegangan Memanas dan Ancaman Konflik Baru Menguat |
|
|---|
| Iran Tuntut Ganti Rugi Rp4.300 Triliun, Ancam Pajaki Selat Hormuz di Tengah Negosiasi dengan AS |
|
|---|
| Arab Saudi Desak Trump Redakan Konflik Iran, Khawatir Jalur Minyak Global Terancam |
|
|---|
| AS Tolak Usulan Iran, Pembicaraan Nuklir di Islamabad Berakhir Tanpa Kesepakatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/0123Pemimpin-Korea-Utara-Kim-Jong-Un.jpg)