Selasa, 21 April 2026

Kesehatan

Suhu Banda Aceh Tembus 36 Derajat, Waspada Dehidrasi dan Ini Cara Aman Hadapi Cuaca Panas

Kondisi panas berlebihan akan berimbas kepada penurunan kesehatan bila tidak diantisipasi dengan baik.

Editor: Agus Ramadhan
KOLASE SERAMBINEWS.COM/TribunNews
Cuaca Panas - Kondisi panas berlebihan akan berimbas kepada penurunan kesehatan bila tidak diantisipasi dengan baik. 

Suhu Banda Aceh Tembus 36 Derajat, Waspada Dehidrasi dan Ini Cara Aman Hadapi Cuaca Panas

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Cuaca di Banda Aceh dalam beberapa hari terakhir ini mencapai 36 derajat.

Dalam data terbaru yang dikeluarkan BMKG pada Senin (2/6/2025), suhu panas di beberapa wilayah Aceh berada pada angka 34 derajat hingga 35,2 derajat.

Peringatan dini akan potensi panas di wilayah Aceh dikeluarkan langsung oleh Badan Meteorolog, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda. 

Kondisi panas berlebihan akan berimbas kepada penurunan kesehatan bila tidak diantisipasi dengan baik.

Suhu yang panas akan menimbulkan dehidrasi berat bagi tubuh. Oleh sebab itu, tubuh membutuhkan air yang cukup agar tidak terhidrasi.

Untuk memulihkan dahaga, es teh memang solusi yang paling diminati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Selain karena menyegarkan, es teh juga mudah ditemui dimanapun. Apalagi di sekitar Kota Banda Aceh.

Namun, es teh ternyata bukan solusi yang tepat menghadapi cuaca panas.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa es teh malahan akan membawa dampak negatif bagi tubuh karena tingginya kadar gula yang dikandungnya. 

Selain es teh, sasaran selanjutnya saat musim panas adalah ruangan ber AC.

Berada di ruangan sejuk memang membuat kita merasa nyaman dan tidak lepek akibat keringat berlebihan.

Penggunaan AC yang berlebihan pada kenyataanya akan menyebabkan hilangnya kelembapan dari kulit, rambut, hidung, dan tenggorokan.

Kekeringan ini dapat memengaruhi selaput lendir, sehingga mengurangi kemampuan perlindungannya terhadap bakteri dan virus.

Karena itu, berlamaan di ruang sejuk justru akan memicu dehidrasi. 

Kemudian, bagaiamana cara menghindari potensi dehidrasi saat musim panas?

Dehidrasi rentan terjadi saat musim panas. Kondisi ini ditandai dengan gejala urine berwarna pekat, tubuh lemas, mulut kering, pusing, haus yang berlebihan, dan jarang buag air kecil.

Kondisi ini disebabkan tubuh kehilangan banyak cairan disebabkan cairan yang keluar dari tubuh karena keringat.

Ada beberapa trik yang dapat mengantisipasi dehidrasi selama musim panas

1. Perbanyak minum air putih

Air putih merupakan kebutuhan utama bagi tubuh.

Selain menyembuhkan dahaga dan memenuhi cairan tubuh, air putih juga memiliki manfaat yang lebih luar biasa bagi tubuh.

Dilansir dari tibun health, minum air putih di waktu-waktu tertentu dapat membantu menjaga dan memastikan organ-organ dalam tubuh Anda dalam kondisi yang baik.

Dr Zaidul Akbar menyarankan untuk memenuhi asupan air dengan total 2 liter per hari atau sekitar 8 gelas berukuran 230 ml.

Ahli kesehatan yang dikenal sebagai pakar obat herbal ini juga menganjurkan untuk memperhatikan cara meminum air putih dengan benar sehingga baik untuk ginjal, yakni minum dengan suhu normal atau hangat 

2. Konsumsi buah dan sayur

Mengonsumsi buah dan sayur yang kaya akan kandungan air dapat menajaga tubuh dari dehidrasi.

Kandungan air pada buah dan sayur sangat  bermanfaat juga untuk menjaga kelancaran pencernaan tubuh. 

Buah segar dan mengandung banyak air yang cocok di konsumsi saat musim panas ini antara lain nanas, semangka, pepaya, apel, kiwi, dan jeruk.

3. Hindari beraktivitas terlalu berat di luar ruangan

Beraktivitas terlalu banyak di luar ruangan akan berbahaya bagi tubuh.

Apalagi bila kita tidak mengganti cairan dalam tubuh, hal inilah akan mengakibatakan tubuh dehidrasi berat.

Cuaca terik akan membuat tubuh lemas dan pusing.

Kepala pusing disebabkan tubuh bereaksi karena suhu yang panas.

Ditambah tubuh kehilangan banyak cairan akan memperparah dehidrasi.

Jika terasa lemas dan pusing akibat terlalu berlama-lama di bawah sinar matahari, segera cari tempat teduh daat berada di luar ruangan.

Kemudian, pilih pakaian yang longgar dan tipis saat beraktivitas serta hindari memakai pakaian berwarna gelap. (*)

(Serambinews.com/Rauzatul Jannah)

*) Penulis adalah siswa internships dari Muharram Jounalism College (MJC) Banda Aceh.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved