Sabtu, 25 April 2026

Harga Emas

Harga Emas di Banda Aceh Kembali Meroket! 3 Juni 2025 Dijual Segini per Mayam

Pada Selasa (3/6/2025), harga emas tembus Rp 5.710.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan.

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/ INDRA WIJAYA
HARGA EMAS-Harga emas di Banda Aceh kembali meroket (3/6/2025). Pedagang emas menyusun barang dagangannya di dalam tralis di toko emas Jln Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh. 

Harga Emas di Banda Aceh Kembali Meroket! 3 Juni 2025 Dijual Segini per Mayam

SERAMBINEWS.COM-Harga emas di Banda Aceh kembali meroket, pasalnya menunjukkan kembali tren kenaikan yang cukup tajam.

Pada Selasa (3/6/2025), harga emas tembus Rp 5.710.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan.

Adapun ongkos pembuatan emas berkisar Rp 100 Ribu hingga Rp 200 ribu, atau tergantung kerumitannya.

Kenaikan harga emas ini cukup mencolok dibandingkan harga sebelumnya pada Senin (3/6/2025), yang  berada di angka Rp. 5.630.000 per mayam belum termasuk ongkos pembuatan.

Artinya, terjadi lonjakan harga emas Rp 80.000 hanya dalam waktu 24 jam.

Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi toko emas di Banda Aceh, @bina.nusa, yang dikenal rutin membagikan update harga emas setiap harinya.

Baca juga: Gelombang Baru COVID-19 Ancam India! Varian Belum Terungkap, Warga Diminta Waspada!

Sedangkan untuk harga emas antam pada hari ini, Selasa (3/6/2025) melonjak Rp 35.000 per gram.

Melanjutkan penguatan hari sebelumnya yang sudah naik Rp 17.000 per gram.

Mengutip Logam Mulia, harga emas batangan Antam kini menjadi sebesar Rp 1.940.000 per gram dari hari sebelumnya Rp 1.905.000 per gram.

 Harga buyback emas Antam hari ini juga melonjak Rp 35.000 per gram menjadi sebesar Rp 1.784.000 per gram dari sebelumnya Rp 1.749.000 per gram.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

Baca juga: Harga Emas Mulai Turun Lagi, Efek Domino dari Drama Trump vs Xi  Jinping?

  • Emas 0,5 gram: Rp 1.020.000
  •  Emas 1 gram: Rp 1.940.000
  • Emas 2 gram: Rp 3.820.000
  • Emas 3 gram: Rp 5.705.000
  • Emas 5 gram: Rp 9.475.000
  • Emas 10 gram: Rp 18.895.000

  • Emas 25 gram: Rp 47.112.000

  • Emas 50 gram: Rp 94.145.000

  • Emas 100 gram: Rp 188.212.000

  •  Emas 250 gram: Rp 470.265.000

  • Emas 500 gram: Rp 940.320.000

  • Emas 1.000 gram: Rp 1.880.600.000

Baca juga: Gegara Trump dan Rusia, Harga Emas Melonjak, Investor Berlomba Cari Safe Haven

Harga Emas Dunia Turun

Harga emas dunia turun pada hari Selasa (3/6/2025) setelah sempat mendekati level tertingginya dalam empat minggu terakhir.

Meski begitu, kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian dalam hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok masih menjaga harga emas agar tidak turun terlalu dalam.

Dilansir dari kantor berita Reuters (3/6/2025), pada pukul 02.49 GMT, harga emas di pasar spot turun sebesar 0,3 persen menjadi $3.369,98 per ons, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sejak 8 Mei di awal sesi perdagangan.

 Sementara itu, harga emas berjangka AS tetap stabil di $3.390 per ons.

Logam mulia ini sempat naik tajam sekitar 2,7 persen pada sesi perdagangan sebelumnya, mencatat kenaikan harian tertinggi dalam lebih dari tiga minggu terakhir.

"Dolar sedikit pulih dan emas turun, jadi sekarang pergerakannya berkorelasi terbalik," kata Brian Lan, Direktur Pelaksana di GoldSilver Central, Singapura.

Baca juga: Trump Kembali “Menggila”! Tarif Baja Digas Jadi 50 Persen, Ekonomi Global Siaga Satu!

 Artinya, ketika nilai dolar naik, harga emas cenderung turun, dan sebaliknya.

Lan juga menambahkan bahwa meskipun ada sedikit pengurangan posisi investasi emas oleh para investor, hal ini belum mencapai titik yang sama seperti saat ketegangan perdagangan sebelumnya mulai mereda.

Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) naik sedikit dari level terendahnya dalam enam minggu.

Penguatan dolar ini ikut memberikan tekanan terhadap harga emas, karena membuat logam mulia tersebut menjadi kurang menarik bagi pembeli luar negeri.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok kembali meningkat.

 Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping kemungkinan akan melakukan pembicaraan pekan ini.

Baca juga: Trump Mengamuk! Ancam Tarif 50 Persen untuk Uni Eropa & 25 Persen untuk iPhone Impor!

Pernyataan ini muncul hanya beberapa hari setelah Trump menuduh Tiongkok melanggar kesepakatan dagang terkait penghapusan tarif dan pembatasan perdagangan.

Sebagai tambahan tekanan, tarif impor AS terhadap baja dan aluminium dijadwalkan naik dua kali lipat menjadi 50 persen mulai hari Rabu.

 Kenaikan ini bertepatan dengan tenggat waktu yang diberikan pemerintahan Trump kepada negara-negara mitra dagang untuk menyerahkan penawaran terbaik mereka dalam negosiasi.

Dari pihak Eropa, Komisi Eropa menyatakan akan mengajukan argumen kuat minggu ini agar AS mempertimbangkan kembali dan mengurangi atau bahkan menghapus tarif tersebut.

 Meski demikian, Presiden Trump tampaknya tetap pada pendiriannya untuk menaikkan bea masuk logam-logam itu.

Di sisi lain dunia, situasi geopolitik di Ukraina juga ikut memengaruhi suasana pasar.

Baca juga: Rekor! Harga Emas Sentuh Langit di Tengah Perang Dagang dan Dolar Terkapar

Rusia menyampaikan dalam perundingan damai pada hari Senin bahwa mereka hanya bersedia menghentikan perang jika Ukraina menyerahkan sebagian besar wilayah yang saat ini dikuasai Rusia dan menerima pembatasan atas ukuran militernya.

 Informasi ini dikutip dari sebuah dokumen yang dilaporkan oleh media Rusia.

Kondisi global yang tidak pasti ini membuat emas tetap menjadi salah satu aset yang diminati sebagai pelindung nilai (safe haven), meskipun harga sempat turun.

Untuk logam mulia lainnya, pergerakannya juga bervariasi. Harga perak spot turun cukup tajam sebesar 2,1 persen menjadi $34,07 per ons.

 Sementara platinum tetap stabil di $1.062,46 per ons.

Adapun paladium mengalami kenaikan kecil sebesar 0,1 persen menjadi $990,26 per ons.

Baca juga:  Ini Dia Asal Mula Tung Tung Tung Sahur, Ballerina Cappucina dan Mahluk Anomali Lainnya yang Viral 

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved