Berita Aceh Tamiang
11 Tahun Mangkrak, Pembangunan Jembatan Bandarkhalifah akan Dilanjutkan
“Jembatan itu penting bagi masyarakat, tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan pembangunan karena ini berkaitan erat dengan perekonomian...
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
“Jembatan itu penting bagi masyarakat, tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan pembangunan karena ini berkaitan erat dengan perekonomian masyarakat di sana,” kata Armia, Kamis (12/6/2025).
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Jembatan mangkrak di Kampung Bandarkhalifah, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang akan dilanjutkan.
Kabar ini disambut baik masyarakat karena pembangunan jembatan sudah terhenti sejak 11 tahun lalu.
Kepastian dilanjutkannya pembangunan ini disampaikan langsung Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi.
Menurutnya, kehadiran jembatan ini sangat penting untuk mendukung perekonomian masyarakat di kawasan pesisir.
“Jembatan itu penting bagi masyarakat, tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan pembangunan karena ini berkaitan erat dengan perekonomian masyarakat di sana,” kata Armia, Kamis (12/6/2025).
Sehari sebelumnya, Armia meninjau jembatan untuk melihat langsung kondisinya.
Peninjauan ini dilakukannya bersama sejumlah pejabat, termasuk Wakil Bupati, Ismail dan Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon.
“Baru sebatas abutmen, terakhir dikerjakan tahun 2014, artinya sudah sebelas tahun terhenti,” kata Armia.
Baca juga: Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Pastikan Jembatan Gampong Seuneubok Tengoh Dibangun Tahun Ini
Sejumlah masyarakat yang hadir dalam peninjauan itu, mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah untuk melanjutkan pembangunan.
Sudah selayaknya di Bandarkhalifah memiliki jembatan besar, untuk mengakomodir aktivitas masyarakat.
''Kita telah sepakat untuk melanjutkan pembangunannya, sudah pasti nanti akan memberi banyak efek positif bagi pertumbuhan daerah,” jelasnya.
Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon SH pun mendukung penuh kebijakan melanjutkan pembangunan infrastruktur itu.
Namun yang harus dipahami masyarakat, sistem penanggaran uang daerah sudah tidak memungkinkan untuk memulai pembangunan di tahun ini.
| Penyebar Surat Mutasi Bodong di Aceh Tamiang Memakai Nama Farid Hersan |
|
|---|
| Surat Mutasi Bodong Teror Kepala Sekolah di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hati-hati! Ada Lubang di Depan Pasar Pagi Kualasimpang Melebar, Sering Kecelakaan |
|
|---|
| Wagub Fadhlullah Tinjau Infrastruktur Jalan dan Fasilitas Air Bersih di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Pedagang Pasar Pagi Kualasimpang Minta Lintas Medan-Banda Aceh Dikembalikan ke Jalur Lama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-jembatan_20160222_100022.jpg)