Kamis, 30 April 2026

Berita Pidie

Jalan Nasional Jantho - Keumala Pidie akan Dibuka, Dibahas dalam Rapat Bupati Pidie Bersama BPJN

dalam rapat tersebut membahas wacana pembukaan jalan nasional Jantho-Keumala, yang panjangnya diperkirakan 38,2 kilometer

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, memimpin rapat koordinasi dan sosialisasi Kementerian Pekerjaan Umum atau PU Direktorat Jenderal Bina Marga atau BPJN Aceh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Aceh, di ruang kerja Bupati Pidie. Senin (16/06/2025) 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, SH memimpin rapat koordinasi dan sosialisasi Kementerian Pekerjaan Umum atau PU Direktorat Jenderal Bina Marga atau Balai Pelaksanaan Jalan Nasional atau BPJN Aceh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Aceh.

Rapat tersebut dilaksanakan di ruang kerja Bupati Pidie, Senin (16/06/2025).

"Kita menyambut baik koordinasi dan sosialisasi internal antara Perwakilan Kementerian PU- BPJN dan Pemkab Pidie, terkait pembangunan pembukaan akses jalan nasional Jantho-Keumala," kata Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, Selasa (17/6/2025).

Ia mengatakan, dalam rapat tersebut membahas wacana pembukaan jalan nasional Jantho-Keumala, yang panjangnya diperkirakan 38,2 kilometer.

Jalan tersebut akan melewati hutan yang belum terbuka hingga status lahan yang akan dilalui.

Baca juga: Pemkab Aceh Besar akan Rembuk Soal Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Jantho-Keumala

Kata Bupati Sarjani, rencana pembangunan jalan nasional itu, hendaknya dapat berjalan lancar, yang nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Sarjani, memberikan masukan mengenai jalan nasional di wilayah Kabupaten Pidie, yang memerlukan pelebaran pada jembatan yang melintasi di jalan nasional.

Adalah jembatan Kampong Baro, jembatan Lampoh Saka dan jembatan Blang Malu.

Pelebaran luas jembatan itu, salah satunya unttuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai pengguna jalan. 

Sebab, tiga sarana penyebrangan itu sangat sempit, sehingga tidak layak lagi yang usianya telah puluhan tahun. 

"Koordinasi tersebut, hendaknya dapat membuahkan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan Pidie khususnya. 

Kami berharap pembangunan nantinya dapat dilakukan dengan waktu yang efisien dan seefektif mungkin," ujarnya.

Baca juga: Jelang Peresmian Rumoh Geudong, Korban Konflik di Pidie Ramai-ramai Datangi DPRK, Ada Apa?

Ia menambahkan,  dengan kerja sama yang baik, diharapkan kendala-kendala yang ditemukan di kawasan penduduk maupun perkebunan dapat diselesaikan bersama.

Hadir Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, Heri Yugiantoro ST MT, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Aceh, Zulkarnaini, SP, ST. Msi, PPK 1.1 Pelaksanaan Jalan Nasional 1 Aceh, Nova Herianto, ST, MT dan PPK 3 Pelaksanaan Jalan Nasional 3 Aceh, Teuku Fadhrial Machfud, ST MT.

Lalu, Plt Asisten II Setdakab Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pidie, Apriadi, SSos, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Pidie, Isnaini, MSi dan Asisten Pelaksana I Risdiansyah, ST MT. (*)

Baca juga: Apresiasi Prabowo Ambil Alih Soal 4 Pulau Aceh, Ngoh Wan: Bobby dan Masinton Jangan Bermanuver Lagi

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved