Breaking News

Video

VIDEO IDF Sembunyi di Bunker Sipil saat Rudal Iran Serang Tel Aviv, Warga Jadi 'Tameng Manusia'

Sebuah video yang beredar di platform X memperlihatkan IDF bersembunyi bersama anak-anak dan wanita di tempat penampungan warga sipil.

Penulis: Teuku Fauzan | Editor: Teuku Fauzan

SERAMBINEWS.COM - Buntut serangan rudal Iran pada pertengahan Juni 2025 menimbulkan kontroversi baru soal dugaan penggunaan warga sipil sebagai 'tameng manusia' oleh militer Israel (IDF).

Sebuah video yang beredar di platform X memperlihatkan IDF bersembunyi bersama anak-anak dan wanita di tempat penampungan warga sipil. 

Tepatnya saat serangan rudal Iran menghantam wilayah Tel Aviv pada 14–15 Juni. 

Menyaksikan hal ini, tak sedikit pengamat militer menuduh IDF menggunakan warga sipil sebagai 'tameng manusia'.

Rekaman yang berlangsung singkat itu memperlihatkan suasana kepanikan yang menyelimuti Israel

Sirene meraung, ledakan terdengar dan warga sipil memasuki bunker bersama tentara. 

Pengunggah video pun menyebutnya sebagai strategi militer yang memanfaatkan posisi sipil sebagai perlindungan. 

Hingga kini belum diketahui identitas tentara atau lokasi bunker secara spesifik.

Baca juga: VIDEO Tel Aviv kini Bak Gaza! Iran Klaim Baru Luncurkan 1,6 Persen Total Rudal Balistiknya

Dugaan ini memperkuat sorotan terhadap IDF terkait penggunaan taktik kontroversial yang dilarang berdasarkan hukum internasional humaniter. 

Laporan lembaga HAM menunjukkan bahwa sejak konflik Gaza 2009 hingga 2025, praktik serupa masih terjadi dalam bentuk memaksa atau memanipulasi warga untuk keperluan militer.

Respons resmi dari IDF belum diperoleh hingga saat ini. 

Namun masyarakat sipil dan aktivis internasional menuntut klarifikasi apakah militer memang melanggar protokol perlindungan warga sipil selama konflik.

Peristiwa tersebut memicu perdebatan tentang perlindungan warga sipil dalam konflik berskala besar dan menegaskan pentingnya pengawasan dan akuntabilitas militer. 

Video ini diharapkan menjadi sorotan politik dan hukum global dalam upaya menuntut praktek militer yang sesuai dengan standar hak asasi dan hukum Humaniter.(*)

Host: Pratama

Baca juga: VIDEO Kabur dari Serangan Dahsyat Iran! Warga Israel Disoraki dan Diusir saat Tiba di Prancis

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved