Berita Banda Aceh

Ketua Mabida Kwarda Aceh Muzakir Manaf Buka Musda Kwarda Aceh

Mualem menyebut nama Ketua Harian Kwarda Pramuka Aceh, Djufri Effendi yang digadang-gadang sebagai calon kuat Ketua Kwarda Pramuka Aceh.

Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/SARA MASRONI
MUSDA PRAMUKA - Gubernur sekaligus Ketua Mabida Kwarda Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem didampingi Ketua Harian Kwarda Pramuka Aceh, Djufri Effendi usai pembukaan Musda ke-10 Kwarda Pramuka Aceh di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (18/6/2025). 

"Musda ini adalah forum penting untuk memilih Ketua Kwarda baru masa bakti 2025-2030 serta menyusun program kerja strategis demi kemajuan Pramuka di Aceh." MUZAKIR MANAF, Ketua Mabida Kwarda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gubernur sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwarda Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, menyebut nama Ketua Harian Kwarda Pramuka Aceh, Djufri Effendi yang digadang-gadang sebagai calon kuat Ketua Kwarda Pramuka Aceh.

“Ini bang Djufri nih calon kuat, aklamasi,” seloroh Mualem disambut tawa peserta usai pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Aceh di Anjong Mon Mata Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (18/6/2025).

Sementara dalam sambutan saat membuka Musda, gubernur Aceh itu mengingatkan kepada seluruh peserta baru agar mematuhi peraturan serta anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART) yang telah ditetapkan dan disempurnakan dalam Munas Pramuka 2023 lalu. "Pertama tidak boleh mencalonkan diri apabila anggota partai dan kedua harus memiliki pengalaman di pramuka minimal lima tahun," kata Mualem.

Dia juga meminta aturan yang telah disepakati agar dijalankan. "Pagar yang kita buat kita jaga, jangan sampai pagar makan tanaman. "Musda ini adalah forum penting untuk memilih Ketua Kwarda baru masa bakti 2025-2030 serta menyusun program kerja strategis demi kemajuan Pramuka di Aceh," ucap Mualem. 

Selain itu, dia mengatakan, pramuka merupakan wadah untuk membina dan mempersiapkan generasi muda agar memiliki kualitas dan kompetensi yang baik saat mendapatkan amanah jabatan maupun profesi di mana pun berada. "Kita tahu kader pramuka bisa jadi apa aja, baik itu polisi, PNS, pengusaha, kontraktor dan berbagai profesi lain," katanya.

Dalam periode ini, kata Mualem, Pramuka Aceh telah mengirimkan delegasi ke berbagai ajang nasional dan internasional, termasuk kegiatan di Jepang, Amerika Serikat, dan negara-negara ASEAN, serta memberangkatkan puluhan Pramuka terbaik menunaikan umrah. 

Lebih lanjut, Mualem berjanji mulai tahun depan sebanyak 3 kader pramuka yang meraih juara dalam Musabaqah Tunas Ramadhan akan diberangkatkan ibadah haji dengan cara dimasukkan sebagai pendamping dan pengawas haji Aceh. "Selama saya jadi pemimpin, selama itulah setiap tahun akan kita berangkatkan juara musabaqah tunas ramadhan sebanyak 3 orang ke haji sebagai pengawas dan pendamping," katanya.

Sementara Ketua Pelaksana Musda Gerakan Pramuka Kwarda Aceh ke-10, Salman Ishak mengatakan, kegiatan itu akan berlangsung di Hotel The Pade, Aceh Besar hingga 20 Juni 2025 mendatang. 

Salman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mualem yang telah memimpin Kwarda Pramuka Aceh selama 10 tahun terakhir. “Banyak kemajuan yang diraih pramuka Aceh selama dipimpin Mualem,” pungkasnya. 

Pembukaan Musda ke-10 pramuka itu dihadiri berbagai tokoh dari berbagai kalangan, Anggota DPRA, Bupati/Wali Kota, Kepala SKPA dan berbagai unsur lainnya.(rn)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved